Daerah

Melukis dengan Jari, Mahasiswa UM Pancing Kreativitas Siswa TK

MALANG - Para siswa - siswi TK Muslimat NU Dusun Blau, Desa Permanu, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, Jawa Timur diajari untuk menggambar dengan teknik khusus. Mereka dilatih bagaimana melukis secara langsung dengan jari tangan (finger painting) di atas bidang gambar, dengan menggoreskan cat warna secara bebas, sampai membentuk karya seni. Sebanyak 60 siswa TK diajari langsung para mahasiswa yang sedang Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Negeri Malang (UM).

Kegiatan dimulai pukul 08.30 – 09.30 WIB. Acara petama dibuka dengan ice breaking terlebih dahulu, dipimpin langsung Satyaning Rachmasari, ketua pelaksana kegiatan. Selanjutnya dilanjutkan dengan memberi arahan pada siswa tentang bagaimana cara melukis menggunakan finger painting.

"Pelatihan ini bertujuan untuk mengenalkan siswa pada teknik cap jari dalam menggambar. Dan juga melatih kreativitas siswa dalam membentuk pola gambar," kata Satyaning.

Siswa sangat antusias mengikuti kegiatan ini. Pelatihan finger painting ini diikuti 60 siswa TK secara bergantian. Gelombang pertama, pelatihan khusus ditujukan untuk siswa kelompok belajar kelas A, dengan jumlah siswa 30 anak.

"(Selanjutnya) Kami tujukan untuk siswa kelompok belajar kelas B dengan jumlah siswa 30 anak," jelasnya.

Pada kegiatan ini, siswa dituntut untuk aktif dan kreatif dalam membentuk pola yang nantinya akan menghasilkan sebuah karya seni. Dalam kegiatan ini, siswa mengikuti arahan yang diberikan oleh mahasiswa KKN UM.

"Dengan adanya pelatihan finger painting pada anak kelompok A dan B di TK Muslimat NU Dusun Blau ini, dapat mengembangkan motorik halus anak. Dan juga dapat meningkatkan daya kreativitas anak dalam membuat gambar ikan menggunakan jari-jarinya," imbuh Bawon, S.Pd, Kepala TK Muslimat NU, seperti pers rilis yang dikirimkan ke Redaksi Siedoo. 

Ia sangat mendukung kegiatan tersebut. Selama ini guru hanya mengajarkan mewarnai saja, tanpa menggunakan teknik finger painting. Ia juga menambahkan, pelatihan finger painting ini tidak hanya diberikan untuk anak, tetapi juga untuk menambah pengetahuan guru terhadap pembelajaran menggunakan teknik tersebut, khususnya untuk anak usia dini.

Anak-anak maupun guru sangat antusias terhadap pelatihan finger painting ini.  Mereka berharap kegiatan pelatihan ini terus diasah dan dikembangkan pada TK Muslimat NU Blau. Sehingga, dapat menumbuhkan minat anak, khususnya dibidang seni. (Siedoo) 

Apa Tanggapan Anda ?

Tagged