Daerah

Kelas Gapura Digital Kembali Berbagi Ilmu tentang Bisnis Online

YOGYAKARTA - Kelas Gapura Digital Google Indonesia kembali dibuka di Hotel Grand Aston Kota Yogya, Daerah Istimewa Yogyakarta, Sabtu (18/5/2019). Sekitar 100 peserta pelaku usaha berkumpul mendengarkan pemaparan dari fasilitator yang berkompeten di bidangnya masing - masing.

Koordinator Gapura Digital Yogyakarta, Fery Setyawan menyatakan, gelaran acara tersebut untuk menambah ilmu dan praktik bisnis di dunia digital. Acara kali ini menghadirkan dua fasilitator Gapura Digital Andi Dwiriyanto menyampaikan tentang Google Bisnisku dan Saddam Rajief menyampaikan tentang Cara Mudah Membuat Website untuk Bisnis Anda.

Acara ini diikuti sekitar 100 peserta dari beberapa latar belakang usaha. Diantara mereka ada juga yang datang dari luar Yogyakarta, sepeti Purworejo, Magelang dan sekitarnya. Selain mengikuti acara secara gratis, peserta nantinya juga mendapatkan sertifikat dari Google Indonesia.

Dalam pemaparan itu, Saddam mengawali dari pengenalan cara membuat website yang efektif dan soal alasan memanfaatkan platform gratis untuk membangun merek bisnis.

“Komponen dalam website untuk bisnis diantaranya ada header, bagian atas dari sebuah website. Biasanya ini berisi nama situs, logo dan deskripsinya. Header berfungsi untuk menampilkan identitas utama dari sebuah situs,” kata Saddam.

Untuk website logo adalah logo perusahaan, yakni merek yang digunakan di website bisnis. Sedangkan navigation menu adalah bagian dari website yang berisi link-link utama yang mengarah pada halaman tertentu di sebuah website.

“Untuk konten atau isi sebuah situs berupa informasi dan artikel yang biasanya terletak di bagian tengah social media button berfungsi untuk membagikan posting ataupun isi pada halaman yang dikunjungi ke media sosial pengunjung,” paparnya.

Adapun footer, adalah sebagai kaki dan berisi informasi hak cipta, kepemilikan, link tambahan, sumber daya, sponsor dan kredit sebuah website.

"Google Bisnisku Website merupakan saluran penjualan untuk bisnis Anda selama 24 jam. Pelanggan dapat menghubungi langsung bisnis Anda sesuai dengan informasi yang Anda cantumkan di website," jelasnya.

Peserta juga bisa dengan mudah menambahkan info, foto atau promosi terbaru mengenai bisnis yang digeluti. Google Bisnisku Website juga bisa dibuat dan bisa diedit kapan saja, dimana saja melalui smartphone.

Google Bisnisku

Sementara itu, Andi menyampaikan tentang apa itu Google Bisnisku, pengertian mengenai aplikasi Google Bisnisku dan bagaimana cara menemukan aplikasi Google Bisnisku. Selain itu juga tentang bagaimana cara membuat akun pada Aplikasi Google Bisnisku dan proses cara memverifikasi bisnis  pada Google Bisnisku.

Menurut dia, pastikan pembeli  menemukan pelaku usaha pada momen yang tepat. Dalam proses pembelian, seorang calon pembeli akan melalui tahapan berikut.

  1. Think: ketika calon pembeli memerlukan sesuatu, lalu memutuskan untuk mencari solusi untuk kebutuhannya
  2. Search: mereka pun mulai mencari informasi mengenai solusi atau kebutuhan mereka
  3. Find: mereka melihat informasi di Google, dan juga mencari produk itu di berbagai sosial media
  4. Click : mereka akan melihat bisnis di Google Bisnisku dan iklan Google
  5. Engage : mereka melihat-lihat situs yang ramah pengguna, Google Bisnisku, sosial media khususnya dari seluler
  6. Buy: mereka bisa dengan mudah membeli barang / memesannya. Poin penting dari proses tahapan ini adalah usahanya dapat hadir di setiap micro moments calon pembeli dengan menghadirkan bisnisnya di platform Google.

"Kunjungan ke laman pencarian Google.co.id mencapai 2,9 juta setiap bulannya. Bisa jadi calon pelanggan Anda adalah salah satu pengunjung laman google.co.id," jelasnya. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?