Sosialisasi Penerima Bantuan Biaya Pendidikan Bidikmisi tahun 2017 di Universitas Tidar Magelang. Acara ini ditujukan kepada 300 mahasiswa penerima bantuan Bidikmisi tahun akademik 2017/2018.

Daerah

Hey Mahasiswa, Sukses Itu Tidak Tergantung Biaya


MAGELANG – Para mahasiswa untuk tidak mudah menyerah dalam menggapai impian atau cita-cita. Kesuksesan seseorang tidak bergantung pada biaya.

“Sukses itu bukan masalah berapa banyak biaya yang dibutuhkan. Tetapi seberapa besar tekad, kesuksesan, ridho orang tua dan Tuhan dalam proses menuju tujuan akhir,” kata Fuzna Marzuqoh, motivator saat acara Sosialisasi Penerima Bantuan Biaya Pendidikan Bidikmisi tahun 2017 di Universitas Tidar Magelang.

Acara ini bertujuan memberikan sosialisasi mengenai bantuan Bidikmisi, pemberian motivasi serta arahan Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM) kepada 300 mahasiswa yang menerima bantuan Bidikmisi tahun akademik 2017/2018. Program director CPP Radionet ini menekankan bahwa, Sukses itu diawali dengan bagaimana mengemas diri sendiri, sehingga memiliki “daya jual”.

Sell your self! Bagaimana diri anda menjalin hubungan dengan orang lain. Bagaimana anda memanfaatkan kekuatan diri (pikiran) dalam mencapai tujuan dan bagaimana anda menjangkau cita-cita anda. Buatlah diri anda diterima, disukai dan dipercaya orang lain, maka sukses pasti dapat diraih,” jelas Ibu dua anak ini.

Kepala Bagian Akademik, Biro Akademik, Kemahasiswaan, Perencanaan dan Kerjasama (BAKPK) Untidar David Budhi Hartono menjamin bahwa mahasiswa penerima Bidikmisi Untidar jauh lebih dipermudah. Yaitu, terkait perihal rekening penerimaaan bantuan. MoU Untidar dengan bank mempermudah sistematis pembuatan rekening bagi para mahasiswa Bidikmisi.

“Jika di kampus lain masing-masing mahasiswa harus membuat rekening secara mandiri, disini semua sudah diuruskan secara masal. Tinggal besok pengaktifan rekening dan mahasiswa bisa menerima dana Bidikmisinya,” jelasnya.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Untidar Bambang Kuncoro mengajak mahasiswa selalu bersemangat dalam berprestasi. Lulus tepat waktu, bahkan kalalu memungkinkan 3,5 tahun saja dengan IPK diatas 3.5. Kemudian melanjutkan program akselerasi ke S2 dan S3.

Ia mendukung mahasiswa Bidikmisi yang mau melanjutkan pendidikan hingga S3 dengan program akselerasi dari Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Mahasiswa Program Bidikmisi program Sarjana (S1) mendapatkan uang saku Rp 650 ribu tiap bulannya. Jika bisa melanjutkan hingga S2, maka uang saku yang diterima Rp 3.750.000 dan program S3 sebesar Rp 4.500.000 per bulannya.

“Tidak perlu khawatir soal biaya lagi untuk mendapatkan pendidikan terbaik. Pemerintah telah memberikan solusi lewat program Bidikmisi atau program beasiswa lainnya,” urai dia. .

Dalam kesempatan ini, Baruna Kusuma, dosen baru Fakultas Pertanian ikut berbagi pengalamannya dalam Program Kreatifitas Mahasiswa (PKM). Dosen asal Malang, jawa Timur ini memberikan gambaran umum bagaimana menggali ide kreatif untuk pembuatan PKM, serta cara penyusunan PKM berdasarkan jenis-jenisnya.

Pada kesempatan itu, mahasiswa Bidikmisi Universitas Tidar (Himadiktar) juga berkesempatan unjuk kebolehan. Yaitu, dengan menampilkan pertunjukan Tari Nusantara serta penampilan band.

Apa Tanggapan Anda ?