Nasional

Menristekdikti : Guru Harus Ikuti Perkembangan Teknologi Pembelajaran

JOMBANG – Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Mohamad Nasir menyampaikan di era Revolusi Industri 4.0 sudah banyak materi pembelajaran di internet. Guru perlu mengikuti segala teknologi yang dapat membantunya mengajar.

Hal itu dikatakan Nasir saat Wisuda Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia (STKIP PGRI) Jombang.

“Di era sekarang ini, guru tidak boleh ketinggalan di dalam teknologi yang mendukung literasi. Karena kalau seorang guru tidak mengetahui teknologi ini pasti akan kalah oleh murid,” ungkap Menristekdikti seperti ditulis di laman ristekdikti.go.id.

Nasir mengingatkan ilmu yang diajarkan kepada murid tidak berhenti setiap tahun melainkan terus diperbarui. Sehingga guru tidak boleh berpuas dengan buku ajar yang lama.

“Jangan sampai menjadi dosen atau guru ketinggalan teknologi, dengan menggunakan buku yang dipakai cetakan tahun-tahun yang lalu, tahun 2005 atau 2010. Padahal sekarang sudah tahun 2019 dan harus update,” ungkap Nasir.

Lebih lanjut Nasir menyatakan di era Revolusi Industri 4.0 ini akan ada banyak mata pelajaran dan mata kuliah yang dapat diajarkan tanpa guru atau dosen sama sekali. Sehingga guru dan dosen perlu meningkatkan kemampuan mengajarnya juga dengan bantuan teknologi. Sehingga mereka tetap dapat memberikan pengajaran yang maksimal.

“Sekarang dunia pengajaran sudah menggunakan sistem pembelajaran yang tidak lagi menggunakan orang lagi. Kami datang ke Korea Selatan, Jepang dan China bahkan sampai ke Kanada. Ada suatu proses pembelajaran di mana mahasiswa sudah tidak lagi bersentuhan dengan orang di tingkat pendidikan tinggi,” ungkap Nasir.

Tetap dibutuhkan

Ketua Umum Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Pusat Unifah Rosyidi mengatakan guru di Indonesia akan tetap dibutuhkan di era Revolusi Industri 4.0.  Selama mereka terus meningkatkan profesionalismenya.

“Profesionalisme adalah kata kunci dan menjadi perhatian global. Karena itu dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, kita akan terus belajar dan profesionalisme itulah yang menjadi kuncinya. Dengan terus mengasah diri insya Allah kita akan bisa memposisikan diri apapun tantangannya di era 4.0,” ungkap Ketua Umum PGRI Pusat Unifah Rosyidi pada kesempatan itu, dilansir tribunnews.com. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?