Ilustrasi. foto: net

Nasional

Berubahnya IKIP Menjadi Universitas, Stok Guru Jadi Terbatas


JAKARTA – Sebuah kondisi Institut Keguruan Ilmu Pendidikan (IKIP) statusnya berubah menjadi universitas di era tahun 1990-an, disayangkan. Hal ini mengingat, saat ini, Lembaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan masih belum ideal dan masih sangat kurang.

Anggota Komisi X DPR RI Popong Otje Djundjunan menyatakan, IKIP sudah jelas, pabrik guru yang sangat bisa diandalkan. Ia menyayangkan perubahan tersebut.

“IKIP kenapa dihapus kabeh, jadi Universitas Negeri Medan, jadi Universitas Negeri Malang, jadi Universitas Negeri Jakarta,” katanya dilansir dpr.go.id.

Dijelaskan bahwa, IKIP Bandung tadinya juga akan jadi Universitas Negeri Bandung. Pihaknya waktu itu sebagai dewan penyantun, menolak keras.

“Bandung harus tetap jadi Universitas Pendidikan Indonesia. Hanya itu satu-satunya yang selamat,” tegasnya.

Dikatakan, sejak berubah menjadi universitas negeri, calon guru hanya ada pada satu fakultas saja, yaitu Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Sangat jauh berbeda dengan IKIP, dimana dapat dipastikan seluruh program studi disediakan untuk calon guru.

“Bayangkan, akibatnya sekarang kita kekurangan tenaga pendidik. Hal ini tidak bisa dibiarkan. Kalau situasi dan kondisi terus seperti ini, dan kita tidak cepat-cepat mengambil langkah yang tepat, silakan jawab sendiri. Murid makin banyak dan gurunya tidak cukup,” ujar legislator Partai Golkar itu.

Karena itu, menurut Ceu Popong, Komisi X DPR RI beberapa waktu lalu membentuk Panitia Kerja (Panja) Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang nantinya output dari panja ini, akan diberikan kepada Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai bahan dan rekomendasi dalam memperbaiki kualitas pendidik dan tenaga pendidik di Indonesia.

“Sedapat mungkin harus selesai sebelum masa sidang kita ini habis. Karena kalau tidak selesai, kasihan atuh nanti 1 Oktober yang akan dilantik, ujug-ujug terus harus ketempuhan. Jadi kita mengambil keputusan tadi, diusahakan untuk selesai sebelum habis masa sidang,” jelasnya.

Baca Juga :  Walikota Serahkan Bingkisan Khusus ke Guru Honorer

Melansir dari Wikipedia, IKIP adalah perguruan tinggi di Indonesia yang menyelenggarakan pendidikan akademik, khususnya dalam disiplin ilmu pendidikan. Sebagian besar fakultas dan jurusan IKIP mencetak mahasiswanya untuk menjadi guru atau tenaga kependidikan lainnya. IKIP dapat berbentuk perguruan tinggi negeri maupun swasta.

Sejak akhir tahun 1990-an, sejumlah IKIP negeri diubah statusnya menjadi universitas. Jurusannya pun tidak terbatas hanya dalam bidang pendidikan, tetapi merambah ilmu murni, teknik, dan program profesi lainnya.

Berikut ini adalah daftar IKIP negeri yang statusnya telah berganti menjadi universitas.

Universitas Negeri Medan (dulu IKIP Medan) di Medan, Sumatera Utara.

Universitas Negeri Padang (1999) (dulu IKIP Padang) di Kota Padang, Sumatera Barat.

Universitas Negeri Jakarta (1999) (dulu IKIP Jakarta) di DKI Jakarta.

Universitas Pendidikan Indonesia (dulu IKIP Bandung) di Bandung, Jawa Barat.

Universitas Negeri Semarang (dulu IKIP Semarang) di Semarang, Jawa Tengah.

Universitas Negeri Yogyakarta (1999) (dulu IKIP Yogyakarta) di Yogyakarta, DI Yogyakarta.

Universitas Negeri Surabaya (1999) (dulu IKIP Surabaya) di Surabaya, Jawa Timur.

Universitas Negeri Malang (1999) (dulu IKIP Malang) di Malang, Jawa Timur.

Universitas Pendidikan Ganesha (dulu IKIP Singaraja) di Singaraja, Bali.

Universitas Negeri Manado (2000) (dulu IKIP Manado) di Manado, Sulawesi Utara.

Universitas Negeri Makassar (1999) (dulu IKIP Ujung Pandang) di Makassar, Sulawesi Selatan.

Universitas Negeri Gorontalo (dulu IKIP Gorontalo) di Gorontalo. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?
Ucapan DPRD