Sistem komputerisasi mempersingkat waktu pendaftaran ulang calon mahasiswa baru UNTIDAR.

Daerah

Sistem Komputerisasi Persingkat Waktu Registrasi


MAGELANG – Untuk meminimalisir antrian saat daftar ulang mahasiswa baru, Universitas Tidar Magelang (UNTIDAR) menerapkan sistem komputerisasi. Setiap calon mahasiswa rata-rata hanya membutuhkan 30-60 menit untuk melalui beberapa proses pendaftaran ulang. Mulai dari presensi, validasi, pengukuran jas almamater, foto hingga cetak kartu mahasiswa.

Penerapan sistem komputerisasi ini untuk meminimalisir antrian dan mengorganisasi data lebih baik. Selain itu juga untuk memangkas waktu tunggu yang sering menjadi kendala pada saat registrasi. Dari total 651 calon mahasiswa yang dinyatakan lolos masuk ke UNTIDAR, hanya 527 calon mahasiswa yang melakukan registrasi online pada 3-9 Juli 2017.

“Setelah dinyatakan lolos calon mahasiswa wajib mengisi data sosial ekonomi untuk menetapkan besaran Uang Kuliah Tunggal (UKT), melakukan pembayaran bagi mahasiswa non Bidikmisi dan melakukan registrasi online,” kata Ketua Registrasi SBMPTN UNTIDAR 2017 David Budhi Hartono, SE.

Mahasiswa yang telah melakukan registrasi online kemudian diwajibkan hadir di kampus UNTIDAR untuk daftar ulang. Ini bertujuan mendapatkan validitas atas semua data-data yang telah mereka unggah di dalam sistem website dan dengan bukti yang sebenarnya. Total terdapat 518 calon mahasiswa hadir dan telah tervalidasi datanya.

“Ada 9 mahasiswa yang telah registrasi online namun tidak hadir. Mereka telah menghubungi pihak kampus meminta ijin dikarenakan sedang sakit dan harus dirawat di rumah sakit,” jelas David.

David yang juga Kepala Bagian Kemahasiswaan UNTIDAR ini menguraikan bahwa, panitia registrasi hanya akan mentolerir ijin tersebut jika para calon mahasiswa sesegera mungkin melengkapi berkas untuk validasi dan menyertakan surat bukti dirawat di rumah sakit yang asli dari pihak yang bersangkutan. Toleransi ini diberikan terutama bagi mereka calon mahasiswa non Bidikmisi yang telah membayar UKT.

“Tetapi jika tidak segera ada konfirmasi ulang setelah ini, kami tidak segan menyatakan mereka gugur,” tegasnya.

Para calon mahasiswa UNTIDAR yang registrasi ini sebelumnya melalui jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN). Mereka melakukan daftar ulang selama dua hari di Auditorium UNTIDAR. Setiap petugas mulai dari presensi hingga cetak kartu mahasiswa terhubung dengan satu sistem pelayanan.

“Jadi, ketika mahasiswa datang di bagian presensi dalam waktu itu juga namanya sudah muncul di data antrian validasi. Begitupun seterusnya ditahap selanjutnya,” kata Kepala UPT Teknologi, Informasi dan Komunikasi (TIK) UNTIDAR Sigit Joko Purnomo ST MT.

Penambahan tenaga registrasi khususnya di bagian presensi dan validasi data juga ikut andil dalam efisiensi waktu registrasi. Menurut dia, petugas sudah makin terbiasa dan mahir menggunakan sistem.

“Yang pasti adalah persiapan, koordinasi dan komunikasi yang baik sesama panitia. Sehingga semakin mantab saat pelaksanaan,” jelasnya.

Apa Tanggapan Anda ?