Daerah

1.830 Mahasiswa Baru Untidar, dari Berbagai Pulau

MAGELANG - Salah satu mahasiswa baru Universitas Tidar Magelang, Jawa Tengah Rizky Ardiansyah Rambe merasa bangga bisa diterima di perguruan tinggi negeri. Mahasiswa asal Kampung Nelayan, Negeri Lama, Bilah Hilir, Kabupaten Labuhan Batu, Sumatera Utara Program Studi (Prodi) S1 Hukum, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) itu menjadi mahasiswa baru angkatan 2018/2019. Saat upacara serah terima mahasiswa baru di Untidar, Rizky secara simbolis disematkan jas almamater dan topi oleh rektor Untidar.

“Saya merasa bersyukur dapat melanjutkan studi di Untidar. Hampir gagal untuk sampai ke Magelang karena kendala biaya namun dengan bantuan dari guru-guru dan para kerabat di kampung halaman. Saya membulatkan tekad untuk melanjutkan studi disini,” ujar Rizky.

Secara simbolis, penerimaan mahasiswa baru untuk mahasiswi diwakilkan Alya Kamila. Ia mahasiswi Prodi Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) asal Wosu, Bungku Barat, Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah.

Pada tahun ini, jumlah total peminat yang mendaftar ke Untidar mencapai 19.112 peminat. Setelah menjalani proses seleksi, hanya 2.270 calon mahasiswa yang dinyatakan lolos seleksi. Plt. Rektor, Prof. Drs. John Hendri, M.Si., Phd. di dampingi Wakil Rektor Bidang Akademik, Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan serta Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni menyematkan jas almamater dan topi Untidar kepada Rizky dan Alya, perwakilan mahasiswa baru Universitas Tidar.

“Peminat yang terus meningkat tak hanya dari pulau Jawa. Namun kini Untidar sudah mulai ‘dilirik’ mahasiswa dar Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan pulau-pulau lain di Indonesia,” kata rektor.

Bertepatan dengan pelaksanaan upacara HUT ke-73 Republik Indonesia kali ini, para dosen dan tenaga kependidikan Untidar juga dihimbau untuk memakai pakaian adat. Tradisi yang masih tergolong baru ini menjadi pemandangan berbeda dalam menyemarakkan HUT RI.

Ikut menyemarakkan perayaan HUT RI dan serah terima mahasiswa baru, Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala) Sulfur Untidar pada penghujung acara mengibarkan bendera merah putih raksasa dengan panjang 12 meter dan lebar 9 meter di Gedung Teknik Untidar.

Saat upacara HUT ke-73 Republik Indonesia itu, Plt. Rektor, Prof. Drs. John Hendri, M.Si., Phd. menjadi Pembina Upacara.

“Jumlah total peminat yang mendaftar ke Untidar pada tahun 2018 ini mencapai 19.112 peminat. Setelah menjalani proses seleksi, hanya 2.270 calon mahasiswa yang dinyatakan lolos seleksi atau sekitar 12% nya saja dari total keseluruhan peminat,” jelas Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Dr. Joko Widodo, M.Pd.

Untidar membuka 4 jalur PMB yaitu Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), Penelusuran Minat dan Kemampuan (PMDK) khusus Diploma dan Seleksi Mandiri Masuk Universitas Tidar (SMM UNTIDAR).

“Dari 2.770 calon mahasiswa yang lolos tersebut hanya 1.830 calon mahasiswa yang akan diresmikan menjadi mahasiswa baru Untidar Tahun Akademik 2018/2019,” tambahnya.

Sebanyak 940 calon mahasiswa dinyatakan mengundurkan diri karena tidak memenuhi persyaratan dan ketentuan pada saat registrasi atau mengajukan surat pengunduran diri secara langsung ke pihak kampus. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?