Mahasiswa Universitas Surya mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat sosialisasi mitigasi bencana kepada siswa SD Panunggangan 4 dan 10, Kota Tangerang, Banten, Senin - Selasa (10-11/12/2018). (Foto: kompas.com)

Inovasi

Permainan SIBEN, Edukasi Mitigasi Bencana ala Universitas Surya Tangerang


TANGERANG – Pendidikan mitigasi bencana sangat perlu diberikan sejak dini. Mendukung hal itu, Program Studi (Prodi) Ilmu Komunikasi Universitas Surya (US), Tangerang, Banten mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat untuk pentingnya sosialisasi  mitigasi bencana kepada siswa Sekolah Dasar (SD).

Sasaran kegiatan adalah siswa-siswi SD Panunggangan 4 dan 10, Kota Tangerang, Banten, selama dua hari. Sosialiasi itu dilakukan dengan cara unik dan menarik dengan penyampaian edukasi mitigasi bencana melalui papan permainan atau board game.

Edukasi mitigasi bencana melalui permainan itu diikuti 150 siswa kelas 4, 5 dan 6 dari dua SD tersebut. Tujuan kegiatan tersebut agar mitigasi bencana menjadi hal mudah dimengerti dan menarik minat anak-anak. Papan permainan itu dinamakan ‘SIBEN’ (Siaga Bencana).

Permainan SIBEN tersebut hasil riset mahasiswa Ilmu Komunikasi dan Teknik Fisika Energi semester gasal 2017. SIBEN terdiri dari papan putar berisi perintah, kartu bencana, kartu tanggapan, dan kartu reward. Permainan ini dapat dimainkan 3-5 siswa.

Pemain harus mampu bertahan dari bencana-bencana alam yang umum terjadi di Indonesia. Sebelum permainan dimulai, mahasiswa menyampaikan pentingnya mitigasi bencana kepada para siswa.

Selanjutnya, siswa dibagi dalam kelompok-kelompok kecil untuk bermain papan SIBEN. Saat bermain SIBEN, pada awal pemain akan diberikan 4 kartu tanggapan berfungsi menghadapi bencana tertentu. Pada gilirannya, pemain mengambil satu kartu tanggapan lalu memutar papan permainan untuk mendapat perintah.

Perintah “Bencana” dihadapi bersama-sama sementara perintah lainnya hanya dilakukan oleh pemain yang memutar papan. Permainan selesai saat semua kartu bencana telah ditanggapi. Pemenang adalah pemain memiliki kartu reward terbanyak.

Mudah dipahami

Dilansir kompas.com, seorang pengajar SD Panunggangan 10, Fadil Ardiansyah mengatakan, metode mengedukasi siswa mengenai kebencanaan dengan papan permainan SIBEN lebih mudah dipahami siswa. Sebab mereka dilibatkan langsung dalam permainan tersebut. Dengan demikian, siswa jadi lebih paham dan dapat lebih siaga terhadap bencana.

Baca Juga :  Amankan Perahu, Debby Teliti Kayu Gofasa

“Permainan ini sangat bermanfaat karena anak lebih paham secara komprehensif, lebih memahami dan lebih siaga terhadap bencana,” kata Fadil.

Melalui permainan SIBEN, Fadil berharap bisa mendorong para siswa lebih mengetahui mengenai kebencanaan dan bagaimana mengatasinya.

Melalui papan permainan SIBEN tersebut, program pengabdian masyarakat mahasiswa Universitas Surya menyampaikan pentingnya mengetahui berbagai bencana alam yang sering terjadi di Indonesia, bagaimana menyelamatkan diri saat terjadi bencana tersebut.

Hal ini menjadi sangat krusial mengingat Indonesia berada di daerah Ring of Fire (lingkaran api/sabuk api) yang rawan bencana. Selain itu, Indonesia merupakan negara kepulauan terletak di ujung pergerakan tiga lempeng dunia, yakni lempeng Eurasia, lempeng Indo-Australia, dan lempeng Pasifik. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?
Ucapan DPRD