Daerah

Pelatihan AA, Tingkatkan Keahlian Dosen Telkom

BANYUMAS - Kesadaran dalam rasa tanggungjawab mengambil peran sebagai dosen, untuk saat ini mampu menciptakan kondisi kelas yang menyenangkan. Dosen sebisa mungkin menjadi inspriasi di mata mahasiswa.

Berkaitan dengan hal tersebut, Institut Teknologi Telkom Purwokerto (ITTP) Banyumas, Jawa Tengah menjalankan program pengembangan para dosen untuk terus meningkatkan kompetensi atau keahlian yang dimiliki. Pelatihan Applied Aproach (AA) gelombang pertama digelar bekerjasama antara kampus Institut Teknologi Telkom Purwokerto dengan Lembaga Pengembangan Pembelajaran, Penjaminan Mutu (LP3M) Universitas Jenderal Soedirman.

Pelatihan ini berlangsung di gedung Digital Convergent (DC) 101, diikuti dosen ITTP selama sebulan. Pelatihan AA merupakan komitmen ITTP untuk terus mengasah dan berlatih menjadi tenaga pengajar yang professional dan memiliki integritas tinggi dalam mencerdaskan para generasi milenial seperti sekarang ini.

"Seperti yang diketahui bersama bahwa mahasiswa sekarang sangat pintar – pintar. Ini dibuktikan dengan mereka menggunakan teknologi informasi kekinian. Kita tidak boleh sampai tertinggal dari mereka, harus bisa menyesuaikan diri dengan terpaan teknologi sekarang ini," jelas Wakil Rektor 1 ITTP Eka Wahyudi S.T., M.Eng.

Dikatakan bahwa, pelatihan tersebut harus dimanfaatkan dan diimplementasikan dalam proses kegiatan belajar mengajar. Jadikan pelatihan ini menjadi motivasi untuk para dosen. Dengan demikian, ia berharap kerjasama yang sudah terbentuk dengan LP3M (Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu) Universitas Jenderal Soedirman terus terjalin.

"Sehingga kami bisa bertukar pikiran bersama para senior – senior yang memiliki pengalaman, dibandingkan dengan kami yang masih dalam proses transisi dan terbilang masih baru," jelasnya.

Sementara itu, Ketua LP3M Universitas Jenderal Soedirman Dra. Yulia Sistina M.Sc.Stud., Ph.D., mengatakan, mengambil langkah sebagai dosen harus menerapkan rasa saling asah, asuh, asih. Sehingga, silaturahmi antara dosen dengan dosen, dosen dengan mahasiswa berjalan secara baik.

Ia pun sangat mengapresiasi semangat yang ditunjukkan para dosen ITTP selama pelatihan Applied Approach gelombang pertama. Di era yang serba digital seperti sekarang ini, harapannya dosen ITTP mampu mengawal mahasiswa sebagai generasi bangsa, karena di Indonesia pendidikan adalah elevator yang terus naik dari tingkat ke tingkat lebih tinggi.

"Oleh karenanya saya berharap dosen tetap menjalankan proses sebagai fasilitator, evaluator, dan motivator untuk para mahasiswa," tandasnya. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?