“Dialog Interaktif Orang Tua Mahasiswa dengan Pemimpin FE” di Auditorium Untidar. Acara ini untuk menyongsong peningkatan kualitas pembelajaran menuju Fakultas Ekonomi SETARA.

Daerah

Dialog Nyambungke Roso Orang Tua Mahasiswa

SMK Muhammadiyah 2 Muntilan

MAGELANG – Universitas Tidar (Untidar) Magelang memberikan ruang untuk mempertemukan orang tua mahasiswa dengan pihak kampus. Secara khusus, Fakultas Ekonomi (FE) Untidar menggelar acara “Dialog Interaktif Tua Mahasiswa” dengan Pemimpin FE” di Auditorium Untidar. Acara ini untuk menyongsong peningkatan kualitas pembelajaran menuju Fakultas Ekonomi SETARA.

Semboyan SETARA merupakan kepanjangan dari Sehat, Tanggap dan Raih Prestasi. Sehat dimaksudkan utuh, semua komponen yang ada di dalam FE dapat berfungsi dengan baik. Karyawan dan dosen menjalankan tugasnya dengan benar juga mahasiswa yang benar-benar menjalankan tugasnya menuntut ilmu. Tanggap, lebih pada sikap tanggap agar dapat menanggapi dan mengambil peluang untuk digunakan semestinya.

Mahasiswa dapat belajar dengan baik dengan adanya tenaga pengajar maupun fasilitas pembelajaran. Dengan demikian akan Raih Prestasi. Seluruh usaha dan aktifitas didalamnya akan menjadikan prestasi. Karena itu, seluruh karyawan dan dosen harus bekerja sesuai visi dan misi FE.

“Kami mengadakan acara ini agar dapat nyambungke roso antar kami dari FE Untidar, yang diberi tanggung jawab dengan roso-nya bapak ibu, selaku orang tua mahasiswa,” ujar Dekan FE Untidar Joko Widodo.

Dalam kesempatan ini, dekan FE menyampaikan beberapa hal. Termasuk visi dan misi FE, prinsip perkuliahan, strategi yang ditempuh, kebijakan fakultas. Serta, harapan dukungan dari orang tua mengawal anaknya dalam proses perkuliahan.

“Dengan pendidikan atau metode pembelajaran tepat yang diberikan dosen, juga pelayanan perkuliahan yang baik, serta fasilitas yang memadai dapat menambah kualitas pendidikan yang ada. Sehingga, FE dapat mencapai SETARA,” jelasnya.

Hadir di acara itu, orang tua mahasiswa angkatan 2016 yang masih menginjak semester satu prodi S1 ekonomi pembangunan dan D3 akuntansi. Beberapa orang tua mahasiswa lebih menanyakan mengenai bagaimana nantinya putra-putrinya dapat mencari lapangan pekerjaan.

Rektor Untidar Cahyo Yusuf menyampaikan, segenap dosen harus melaksanakan kewajiban maupun tugasnya memberi pengajaran dengan baik. Mahasiswa dapat belajar dengan benar, ditambah adanya fasilitas pembelajaran serta dukungan dari orang tua. Ia juga memberikan selamat bagi para orang tua mahasiswa yang putra-putrinya sudah masuk ke Untidar karena dari proses penerimaan yang mendaftar sekitar 8.500 orang dan mereka termasuk dari 1.100 mahasiswa yang diterima menjadi mahasiswa Untidar.

“Para orang tua tidak perlu khawatir karena mahasiswa Untidar, selain belajar sesuai prodinya, juga diberikan bekal kewirausahaan. Selain itu juga adanya Unit Kegaiatan Mahasiswa (UKM) yang menunjang pembelajaran,” kata rektor.

Apa Tanggapan Anda ?