Daerah

Generasi Kehilangan Identitas, Lebih Cenderung Meniru

MAGELANG - Kodim 0705/Magelang, Jawa Tengah menjalin kerjasama dengan SMAN 1 Candimulyo, Kabupaten Magelang tentang kesepakatan kegiatan pembinaan bela negara dan pembinaan karakter. Kedua belah pihak sepakat menandatangani MoU terkait dengan pendidikan karakter, pendidikan kesamaptaan dan pelibatan kegiatan sosial kemanusiaan.

Pendidikan karakter dan kedisiplinan dinilai sangat pentik dilaksanakan dan diberikan kepada para siswa.

"Suatu tujuan akan mustahil tercapai tanpa adanya kedisiplinan yang dimiliki," kata Kepala SMAN 1 Candimulyo Drs. Rokhmat Chozin, M.Ag.

Kerja sama dengan Kodim 0705/Magelang sudah terlaksana mulai awal tahun ajaran baru 2018. Namun karena kesibukan kegiatan, maka MoU baru bisa ditandatangai saat ini.

Adapun kerjasama sudah berjalan dengan baik dan terarah. Sekolah sudah menjadwalkan waktu khusus dalam memberikan materi pembinaan karakter dan kegiatan penunjang. Kegiatan penunjang yang dimaksud adalah kegiatan pembinaan fisik atau kegiatan latihan kesamaptaan jasmani bagi para siswa.

"Generasi yang kuat adalah generasi yang memiliki kesamptaan yang teruji dan memenuhi standar," jelasnya.

Kesamaptaan jasmani sangat dibutuhkan sebagai modal, apabila nantinya saat sudah lulus para siswa ada yang berkeinginan bergabung menjadi anggota TNI / Polri. Untuk jadwal kegiatan dengan pemateri anggota Kodim Magelang, dilaksanakan setiap Jumat mulai pukul 13.00 hingga 16.00.

Selain menanamkan disiplin dengan latihan baris berbaris, para siswa juga diberikan latihan fisik. Antara lain lari lapang, ketahanan mars, berenang dan mengatasi rintangan alam maupun buatan.

"Generasi saat ini sepertinya banyak yang kehilangan identitas. Mereka lebih cenderung meniru dan mengikuti trend asing daripada belajar," ujarnya.

Menurut kepala sekolah, cinta tanah air, rela berkorban, persatuan perlu dipupuk dan ditanamkan pada generasi milenial saat ini. Generasi milenial diharapkan mampu mendalami dan menjalankan ideologi Pancasila dihadapkan dengan kondisi bangsa. Ideologi, fisik dan otak yang kuat tentu akan menghasilkan generasi emas.

Komandan Kodim 0705/Magelang Letkol Arm Kukuh Dwi Antono di hadapan para guru, karyawan dan 531 siswa siswi, mengatakan kegiatan upacara yang dilaksanakan setiap Senin merupakan wujud dari cinta tanah air guna menumbuhkan rasa disiplin dan nasionalisme. Saat ini para siswa, dinilai tidak lagi memperjuangkan kemerdekaan bangsa ini, namun tinggal mengisi kemerdekaan.

"Tegak kokohnya dan maju mundurnya serta masa depan bangsa ini berada di pundak para pelajar semua. Mengisi kemerdekaan bisa dilakukan dengan cara rajin belajar dan jangan pernah menyia-nyiakan waktu," katanya.

Menurut Dandim, penanaman karakter, watak, kepribadian atau akhlak mulia akan lebih efektif bila dilaksanakan dimasa muda. Karena efektifitas tersebut maka kewajiban belajar itu dilaksanakan pada usia muda.

Ia pun meminta kepada seluruh siswa dan siswi SMA Negeri 1 Candimulyo untuk senantiasa giat belajar dan mengisi kemerdekaan ini dengan kegiatan-kegiatan yang memberikan manfaat dan menunjang masa depan.

"Jangan sia-siakan waktumu dengan kegiatan yang akan menjerumuskan pada masa depan yang suram," kata Dandim.

Sementara itu, Salah satu siswi SMAN 1 Candimulyo, Puji Lestari (17) mengatakan, kegiatan upacara dengan melibatkan Kodim dan Koramil sangat baik karena akan memberikan warna tersendiri pada upacara tersebut. Puji juga berharap agar kegiatan ini bisa ditingkatkan mengingat, arahan dan amanat dari TNI menjadi motivasi dan pemacu belajar yang sangat efektif.

"Bagus, cukup efektif untuk mendisiplinkan siswa dan memberikan kesan serius dan khidmat dalam pelaksanaan upacara," ujar siswi kelas XII IPA 1 itu. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?