Tim survey program Bidikmisi mendatangi rumah keluarga mahasiswa. Tim melihat langsung kondisi mahasiswa calon pemerima program Bidikmisi.

Daerah

Survey Lokasi Calon Mahasiswa Bidikmisi


MAGELANG – Tim survey biaya pendidikan mahasiswa miskin berprestasi (Bidikmisi) Universitas Tidar tahun 2017 mulai mendatangi lokasi calon penerima program Bidikmisi. Mereka melihat secara langsung bagaimana kondisi mahasiswa yang mengajukan program Bidikmisi. Para mahasiswa Untidar Magelang, Jawa Tengah juga dilibatkan dalam kegiatan tersebut.

Total pendaftar Bidikmisi Untidar Tahun 2017 sebanyak 349 mahasiswa. Sedangkan sesuai dengan surat nomor 162/B/BW/2017 dari Direktorat Jenderal Pembelajaran & Kemahasiswaan, Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi perihal kuota Bidikmisi dan PPA tahun 2017, kuota Bidikmisi di Untidar tahun 2017 telah ditetapkan sebanyak 300 mahasiswa.

Tim survey Bidikmisi Universitas Tidar Tahun 2017 mendatangi lokasi calon penerima Bidikmisi, setelah sebelumnya menggelar rapat koordinasi di Ruang Multimedia. Ini melibatkan 19 koordinator yang terdiri dari tenaga kependidikan dan 62 mahasiswa. Survey lokasi dilaksanakan di 60 wilayah Kota dan Kabupaten di Pulau Jawa.

“Survey lokasi tahun ini tidak hanya untuk calon penerima Bidikmisi. Tetapi juga untuk mahasiswa yang mengajukan banding atau keringanan Uang Kuliah Tunggal (UKT),” kata David Budhi Hartono SE, Ketua Panitia Bidikmisi Untidar.

Total Bidikmisi yang disurvei sejumlah 340 mahasiswa calon bidikmisi dan 44 mahasiswa banding UKT. Penggabungan jadwal survey Bidikmisi dan banding UKT bertujuan untuk efisiensi tenaga dan waktu. Pada kesempatan ini mahasiswa juga ikut dilibatkan terjun ke lapangan.

Total mahasiswa yang akan disurvey langsung ke lokasi sejumlah 340 mahasiswa, 9 mahasiswa lainnya tidak bisa disurvey langsung. Jumlah mahasiswa banding UKT adalah 46 mahasiswa, sedangkan yang disurvey langsung 44 mahasiswa. Kendala lokasi survey yang jauh (DKI Jakarta) dan berada di luar Pulau Jawa (Lampung, Balikpapan dan Samarinda) calon mahasiswa Bidikmisi dan Banding UKT di wilayah ini tidak bisa disurvey secara langsung.

Pada saat survey, koordinator maupun surveyor wajib mengisi form khusus. Sekaligus menjadi indikator dalam penilaian layak atau tidaknya mahasiswa menerima Bidikmisi tahun 2017. Termasuk mendapatkan hak penurunan UKT (Banding UKT) untuk semester selanjutnya.

“Form berisi data pribadi, nominal penghasilan, biaya listrik dan air serta harta benda lainnya. Sebelumnya mereka telah mengisi data sejenis,” katanya.

Apa Tanggapan Anda ?