Kampus UB di Malang, Jawa Timur. foto: ist

Nasional

Pasca Tiga Tahun Berjaya, UB Tergeser UGM


MALANG – Tiga tahun kebelakang berturut-turut, Universitas Brawijaya (UB), Malang, Jawa Timur menjadi jagoan juara umum dalam ajang Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas). Di tahun 2018 dalam Pimnas ke-31 di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), 29 Agustus sampai 2 September 2018 lalu, UB bernasib beda.

Piala Pergilir Adhikarta Kertawidya yang dipegang erat selama tiga tahun, 2015, 2016, 2017 harus direlakan berpindah tangan ke Universitas Gajah Mada (UGM). UB harus puas diposisi kedua.

“Tahun ini UB tidak menjadi juara umum,” kata Rektor UB, Prof.Dr.Ir. Nuhfil Hanani,  AR., MS.

Melansir dari ub.ac.id, dalam ajang tersebut, UB berhasil membawa pulang ke kampus 3 medali emas, 4 medali perak dan 6 medali perunggu pada kategori presentasi. Pada kategori poster, UB meraih 1 medali emas, 4 medali perak, dan 3 medali perunggu pada kategori poster. Totalnya 21 medali.

Dinyatakan, kompetisi sudah biasa, ada juara satu dan juara dua. Ia berharap UB tidak hanya meraih juara dalam ajang di dalam negeri, tetapi di tingkat internasional.

Rektor mendorong wakil rektor dan wakil dekan untuk memberikan dukungan terbaik bagi mahasiswa. Ia pun memberikan apresiasi kepada pendamping dan pembimbing serta dekan di fakultas atas dukungan yang telah dicurahkan.

"Jangan puas dengan prestasi saat ini, terus kembangkan," jelasnya.

Sedangkan Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Prof.Dr.Ir. Arief Prajitno, MS memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada peserta, pembimbing dan pendamping UB dalam ajang tersebut.

"Selain juara peserta, UB juga juara I tim pendamping, gabungan dari Fakultas Pertanian, Fakultas Peternakan dan Fakultas Teknik. Harapan saya, anak-anak tetap mendapatkan apresiasi. Kita sudah melakukan yang terbaik. Tetap Allah SWT yang berkehendak dan menentukan segalanya," jelasnya.

Dari Pimnas yang diikutkan, yang berhasil meraih juara I dari mahasiswa UB diantaranya adalah produk “Apis Beard”. Juaranya untuk kategori stand pameran dan packing produk terbaik.

Produk yang digagas Guruh Prasetyo (Fapet 2014), Andika Yudha H (Fapet 2016), Farhan Baehaqi (FP 2016), Helmy Aulia Muhammad (FP 2016), dan Rizal Fauzi (Teknik Kimia 2014) ini merupakan penumbuh jambang dan kumis yang mengandung biotin dari bee pollen.

Dibawah bimbingan dosen Fakultas Peternakan (Fapet) bidang Teknologi Hasil Ternak (THT), Firman Jaya, M. P, produk Apis Beard memanfaatkan Bee Pollen lebah madu dan Indonesian herbs oil hasil teknologi Cold Press sebagai produk alami penumbuh jenggot, kumis, dan bulu dada.

“Pimnas merupakan ajang nasional bergengsi sebagai tolak ukur prestasi penalaran dan kreativitas mahasiswa di Indonesia. Sebab itu perguruan tinggi berlomba-lomba mengukir prestasi dalam ajang tersebut,” kata Dr. Osfar Sjofjan selaku Wakil Dekan III Fapet UB.

Berikut daftar 10 besar peringkat Pimnas 2018:

1.Universitas Gadjah Mada
2.Universitas Brawijaya
3. Universitas Diponegoro
4. Universitas Indonesia
5. Universitas Negeri Yogyakarta
6. Institut Teknologi Sepuluh Nopember
7. Politeknik Elektronika Negeri Surabaya
8. Universitas Airlangga
9. STKIP Muhammadiyah Sampit
10. Universitas Negeri Semarang.

UGM menjadi juara umum dengan memperoleh Piala Pergilir Adhikarta Kertawidya yang diserahkan langsung Sekretaris Jenderal Kementrian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Prof. AinunNa’im, Ph.D., M.B.A. Dalam kesempatan ini, universitas ternama di Indonesia tersebut meraih sebanyak 10 emas 3 perak, dan 5 perunggu. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?
Dirgahayu RI Kota Magelang