Inovasi Internasional

Mahasiswa UB Ciptakan Pelindung HP dari Ekstrak Apel dan Kelapa, Dilirik Investor Asing

MALANG - Lima mahasiswa Universitas Brawijaya (UB) Malang, Jawa Timur dari lintas program studi menciptakan pelindung handphone (HP) dari tumbuhan bakteri Saureus dengan bahan baku buah-buahan. Yakni, buah kelapa dan apel yang diberi nama ‘Protect Magic’.

Dilansir dari citypost.id, inovasi yang dibuat kelima mahasiswa tersebut berhasil meraih Gold Medal dan Special Awards. Penghargaan dari International Invention and Innovation Promotion Assosiation in Honor of Highest Standart of Excellence. Bahkan inovasi itu juga mendapat tawaran kerja sama pengembangan produk secara massal dari tiga investor dari Malaysia.

Ketiga investor tersebut adalah UPMSTEM, School of Education and Social Sciences, dan Leading Edge NDT Technology (LENDT) Industrial Technology Division.

“Protect Magic berupa spray dari ekstrak kelapa dan apel. Cara pemakaiannya tinggal disemprotkan secukupnya saja ke area HP selain kamera sebagai area sensitif,” kata Ketua Tim Protect Magic UB Malang M. Kiki Saputra dilansir metrojambi.com.

Disemprotkan Secukupnya

Kiki menerangkan pada saat disemprotkan cairannya seperti embun. Setelah itu diusap pakai tisu akan muncul aroma apel. Protect Magic tersebut sudah tiga kali uji di laboratorium dan hasilnya mampu menghambat pertumbuhan bakteri Saureus.

Dia mengaku ide pembuatan Protect Magic dilatarbelakangi meningkatnya perkembangan teknologi dan mobilitas manusia. Mobilitas manusia tidak terlepas dari suatu alat komunikasi, salah satunya berupa smartphone yang berpotensi berbahaya terhadap kesehatan karena berperan sebagai pembawa sejumlah mikro organisme patogen pada manusia.

HP saat ini menjadi sebuah kebutuhan, sehingga sangat jarang orang bisa lepas dari HP dalam kehidupan sehari-hari. Namun, di sisi lain juga ada bakteri yang tumbuh. Dampaknya, pengguna bisa terkena penyakit seperti flu, bahkan bisa menyerang ginjal atau jantung.

Meski mendapat tawaran investor asing, namun tim penemu Protect Magic tersebut lebih memilih mengembangkannya di Indonesia.

“Ke depan kami ingin mengembangkan Protect Magic secara komersial agar lebih bermanfaat lebih luas bagi masyarakat, apalagi pengguna HP sangat banyak di Indonesia,” katanya dikutip antaranews.com.

Ajang International Invention and Innovation Promotion Assosiation in Honor of Highest Standart of Excellence ini diselenggarakan Group Professional Trade Exhibition and Meeting Planners (PROTEMP) dan Malaysian Association of Research Scientist (MARS).

Kelima mahasiswa pencipta Protect Magic tersebut, adalah M Kiki Saputra (FP), Grandy Zovanca(FP), RevinYohanes Abraham (FP), Cynthia Ayu Dwi Lestari (FMIPA), dan Rininta Arifianingsih (FK). Mereka dibimbing dosen Afifuddin Latief Adijedjo. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?