Kegiatan Nasional

Prakata Mendikbud dan Perincian Jumlah Peserta FLS2N

BELITUNG - Menumbuhkembangkan Seni, Menguatkan Karakter menjadi tema Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) ke- XI tahun 2018. Dengan tema ini, kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Muhadjir Effendy dapat memberikan makna, bahwa seni sebagai salah satu kegiatan pendidikan tidak hanya diarahkan untuk menumbuhkembangkan estetika siswa yang mampu memahami dan mensyukuri berbagai bentuk keindahan ciptaan Tuhan. Tetapi, juga mampu mendorong sikap kreatif siswa sehingga dapat memperkuat karakter siswa.

“FLS2N diharapkan dapat mengembangkan minat dan bakat siswa Indonesia di bidang seni dalam rangka membangun karakter siswa berdasarkan nilai-nilai yang berakar dari budaya nusantara,” kata Mendikbud dalam rilisnya.

Ajang FLS2N diselenggarakan 26 Agustus – 1 September 2018 di dua lokasi. Yaitu, Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Banda Aceh, Provinsi Aceh.

Untuk jenjang SD/MI, SMP/MTs, dan PKLK diselenggarakan di Pangkalpinang. Sedangkan untuk jenjang SMA/MA dan SMK diselenggarakan di Banda Aceh. Peserta FLS2N merupakan siswa-siswi terbaik yang telah lolos seleksi di tingkat kecamatan, kabupaten/kota, dan provinsi.

“Melalui FLS2N ini peserta didik yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia diajak untuk dapat mengembangkan dan mempertahankan nilai-nilai budaya bangsa. FLS2N menjadi arena untuk memacu serta mendorong sesama siswa untuk mengamalkan Pancasila dalam wujud seni yang paling indah sesuai dengan nilai-nilai luhur dan kearifan lokal,” bebernya.

Peserta FLS2N ke-XI mencapai 1.947 siswa. Pada jenjang SD diikuti 204 siswa dengan jenis lomba menyanyi tunggal, seni tari, pantomim, dan gambar bercerita. Di jenjang SMP diikuti 442 siswa akan unjuk prestasi di lomba menyanyi solo, musik tradisional, tari tradisional, desain poster, dan gitar klasik. Selanjutnya, pada jenjang PKLK dengan peserta 306 siswa akan menampilkan kemampuan terbaiknya di lomba menyanyi solo, menari, desain grafis, pantomim, melukis, dan MTQ.

Sedangkan pada jenjang SMA dikuti 476 siswa mengikuti festival/lomba menyanyi solo, tari kreasi berpasangan, baca puisi, cipta puisi, gitar solo, desain poster, kriya, film pendek, dan teater monolog. Adapun di jenjang SMK, 519 siswa akan unjuk kehebatan di festival/lomba menyanyi solo, tari tradisional, musik tradisional, gitar solo Klasik, teater, dan film pendek.

Dalam kegiatan ini, para siswa seluruh jenjang pendidikan dari 34 provinsi dapat berinteraksi dan bertukar pengalaman mengenai kemajuan budaya masing-masing sehingga memunculkan kebanggaan pada budaya nasional.

“Saya berharap torehan prestasi yang akan lahir disepanjang kompetisi ini diniatkan untuk kemajuan bangsa, dan menjadi wadah penyatu segala perbedaan dan menjadi pijakan bagi upaya meraih prestasi gemilang bersama-sama,” pesan mantan Rektor Universitas Muhammdiyah Malang ini. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?