Daerah

Upgrade Kualitas Pendidik, SMP Mutual Menuju Sekolah Unggulan

MAGELANG - Memasuki Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Pelajaran 2018/2019, SMP Muhammadiyah 1 Alternatif (Mutual) Kota Magelang, Jawa Tengah mendapatkan siswa sebanyak empat kelas. Para guru, diharapkan mempunyai ciri khas yang tidak dimiliki oleh sekolah lain. Semangat dan jiwa visioner untuk mengembangkan SMP Mutual, harus dimiliki karakter oleh setiap guru dan karyawan.

"Sisi beda yang menjadi terobosan SMP Mutual dalam membangun kualitas spiritual siswa, antara lain adalah wajibnya puasa sunah Senin - Kamis. Termasuk bapak dan ibu guru karyawan. Sehingga, dihari tersebut kantin dan pedagang tidak boleh ada yang bejualan," kata Kepala SMP Mutual Kota Magelang Wasiun.

Wasiun menyampaikan itu saat mengelar workshop peningkatan mutu sekolah di Hotel Taman Edden Kaliurang, Sleman, Yogyakarta. Acara yang dilaksanakan selama 2 hari (2-3/07/18) ini diikuti 34 peserta, terdiri dari guru dan karyawan.

SMP Mutual merupakan sekolah Muhammadiyah di Kota Magelang yang dirintis sebagai sekolah unggulan berbasis full day dan boarding. Sabagaimana tagline SMP Mutual yaitu Islamic, Unggul dan Berkemajuan, maka guru dan karyawan selalu digembleng untuk menyiapkan pembelajaran yang baik, sebagaimana visi misi SMP Mutual.

"Kegiatan yang dilaksanakan selama dua hari ini bertujuan untuk mengupgrade kualitas guru dan karyawan sebagai tenaga pendidik dan kependidikan," urainya.

Ketua Majelis Dikdasmen PDM Kota Magelang Edy Sucahyo menyampaikan, tahun ajaran baru 2018/2019 SMP Mutual semakin mendapat kepercayaan yang cukup luar biasa oleh publik. Buktinya adalah dalam Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Pelajaran 2018/2019 saat ini sudah mendapatkan 4 kelas, yang tahun lalu hanya mendapat 2 kelas.

Ia menambahkan bahwa, ini menjadi pemantik bapak ibu guru untuk menyiapkan lebih baik dalam proses upaya meningkatkan kualitas. Sehingga, SMP Mutual selalu menjadi yang terbaik dan mendapat kepercayaan masyarakat. Serta, kebanggan pendidikan yang terbekali oleh wawasan akademis dan karakter Islami yang siap dalam menghadapi tantangan saat ini.

Akhir dari acara tersebut diharapkan guru dan karyawan pulang dengan membawa bekal matang yang siap mengelola SMP Mutual, sebagaimana visi dan misi lembaga. Salah satu materi utama yang disampaiakan Ketua Tim Pengembang (Yatino) adalah membangun sekolah unggulan yang berkemajuan.

Apa Tanggapan Anda ?