Ilustrasi kampus Undip, foto Undip.ac.id

Nasional

Peserta SBMPTN Undip, Jadilah Diponegoro Muda


SEMARANG - Para peserta Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) beradu kepintaran agar bisa diterima di kampus negeri se nusantara. Berbagai upaya dilakukan untuk menembus persaingan ketat dari para peserta.

Rektor Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Jawa Tengah Prof. Dr. Yos Johan Utama, SH.MHum menyampaikan ucapan selamat pada calon-calon mahasiswa, yang menjadi bagian dari keluarga besar Undip. Rektor mengingatkan agar calon mahasiswa jangan lupa bersyukur pada Tuhan yang telah memilih dan memudahkan jalan masuk ke Undip.

"Selanjutnya saya sangat berharap dapat menjadi mahasiswa-mahasiswa yang berprestasi, menjadi diponegoro-diponegoro muda yang mentauladani sifat-sifat Pangeran Diponegoro. Serta, menjadi bagian dari civitas akademika yang menjunjung tinggi nama almamater,” ujar Rektor, Selasa (3/7/2018).

Universitas Diponegoro tahun ini menerima 3.569 calon mahasiswa melalui jalur SBMPTN dari 86.316 pendaftar di Undip. Sebanyak 32.223 peserta memilih Undip sebagai pilihan pertama, 31.796 memilih Undip sebagai pilihan kedua dan 22.297 ada dalam pilihan ketiga. Calon mahasiswa yang berminat dan mendaftar di Undip melalui jalur SBMPTN, meningkat 14% jika dibandingkan tahun 2017.

Adapun Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomika dan Bisnis Prodi Manajemen, Akuntansi, Fakultas Psykhologi menjadi fakultas yang paling banyak diminati untuk kelompok bidang ilmu sosial humaniora. Sementara Fakultas Kedokteran, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Fakultas Teknik (Sipil) dan Ilmu Gizi, berturut-turut menjadi fakultas yang paling banyak diminati untuk kelompok bidang ilmu saint dan tehnologi.

Rektor yang akrab disapa dengan Prof Yos ini berpesan, bagi yang belum beruntung diterima di Undip melalui jalur SBMPTN tahun ini, masih ada kesempatan masuk melalui jalur Ujian Mandiri. Undip masih ada kuota 30% dari total calon mahasiswa yang akan diterima untuk jalur Mandiri.

"Silahkan belajar dan bersaing melalui jalur ini," ungkapnya.

Wakil Rektor bidang Akademik dan Kemahasiswaan Undip Prof.Dr.Ir.Muhamad Zaenuri, Dea menerangkan bahwa, tingkat peminatan berbeda dengan tingkat keketatan persaingan masuk. Semakin kecil angka prosentasenya, semakin ketat persaingannya.

Contoh prodi Farmasi dalam SBMPTN tahun 2018 peminatnya 1.788 dan diterima sebanyak 34 orang. Jadi prosentase keketatan masuk ke Prodi itu sebesar 1,95%.

"Sedangkan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan prodi perikanan tangkap, prosentase keketatannya agak longgar yakni 12%. Karena jumlah peminat 350 dan diterima 42 orang,” jelas Guru Besar Fakultas Ilmu Perikanan dan Kelautan ini.

Sebelumnya, Undip juga telah menerima sebanyak 2.929 calon mahasiswa dari jalur undangan atau SNMPTN. Agak berbeda dengan kepeminatan di jalur SBMPTN, Prodi Manajemen, Akuntansi dan Fakultas Hukum paling banyak diminati untuk kelompok sosial humaniora.

Sedangkan kelompok sain dan tehnologi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Prodi Informatika dan Ilmu Gizi masih menjadi fakultas dan prodi yang paling banyak diminati. Meski demikian, dari 2.929 yang dinyatakan diterima di Undip, yang melakukan daftar ulang sebanyak 2.784.

“Mereka yang dinyatakan melalui jalur SNMPTN dan tidak melakukan daftar ulang mungkin karena diterima di akademi kedinasan atau tidak sesuai dengan Fakultas/Prodi pilihan pertamanya,” kata Kepala LP2MP Undip Prof.Dr.Ir. Eddy Riyanto.

Apa Tanggapan Anda ?