Nasional

Sekitar 200 Ribu Lowongan CPNS Dibuka Pemerintah

JAKARTA - Pemerintah pusat telah memantapkan, akan menerima CPNS tahun 2018. Jumlah yang dibutuhkan pun sudah cukup jelas, walau itu dalam kisaran. Yang akan dibutuhkan tahun ini di bawah 200.000 orang. Angka ini mengacu pada jumlah PNS yang pensiun.

“Pusat dan daerah, yang pensiun jumlahnya 200 ribuan. Jadi kita terima di bawah itu," kata Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Asman Abnur sebagaimana ditulis Kompas.

Untuk formasi-formasinya, kini masih disusun KemenPAN-RB. Rencananya pada Mei 2018 sudah akan diumumkan. Tetapi meski begitu, guru dan tenaga kesehatan dinyatakan akan menjadi yang terbesar prosentasenya.

“Saya tidak hafal persennya tetapi yang diprioritaskan (guru dan tenaga kesehatan)," ujarnya.

Terkait dengan penerimaan yang rencananya akan dibuka usai Pilkada Serentak 27 Juni mendatang, pelamar diminta untuk memperhatikan dengan cermat segala persyaratan agar bisa mendaftar.

“Sejak pendaftaran harus baca semua ketentuan persyaratan yang diminta untuk ikut tes CPNS. Jangan sampai salah," kata Kepala Biro Hubungan Masyarakat (Humas) BKN Mohammad Ridwan sebagaimana ditulis Liputan6.

Saran Bagi Pelamar CPNS

Ridwan memberikan saran kepada pelamar CPNS 2018. Saran-saran itu diantaranya:
1. Harus cermat dalam memilih lokasi penempatan. Karenanya, diberi keleluasaan untuk mengambil tempat kerja yang tidak harus sesuai dengan domisilinya.

2. Tidak mudah termakan isu hoax soal penerimaan CPNS 2018 yang kini marak beredar di dunia maya. Lihat informasi resmi yang dikeluarkan Kementerian PANRB (Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi) atau BKN.

3. Menimbang posisi apa yang mau mereka ambil.

4. Mulai tentukan dari sekarang pilihan, supaya enggak sulit ke depannya.

Kota Magelang Butuh 157 CPNS

Sementara itu, jumlah CPNS yang akan direkrut Pemerintah Kota Magelang, Jawa Tengah sudah jelas. Usulannya sudah disetujui Pemerintah Pusat. Jumlahnya 157 formasi.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan, dan Pelatihan (BKPP) Kota Magelang Aris Wicaksono mengatakan disetujuinya permintaan formasi CPNS itu diharap dapat menutup kekurangan pegawai yang dialami saat ini. Sejak moratorium diberlakukan selama beberapa tahun, jumlah PNS di Kota Magelang tinggal 3.018 orang.

“Tadinya jumlah PNS sekitar 4.000 orang. Terbanyak karena ada pengalihan PNS guru di tingkat MA dan SMK yang kini ditarik provinsi. Kemudian purna tugas tiap tahun yang jumlahnya selalu lebih dari 100 orang," katanya sebagaimana ditulis Suara Merdeka.

Dinyatakan, proses seleksi CPNS nanti akan dibuka secara umum dan transparan. Menurutnya, seleksi ini tidak membatasi baik para tenaga honorarium pegawai Pemkot Magelang, maupun lulusan baru.

“Saat seleksi nanti tidak ada prioritas terhadap tenaga honorer atau tenaga harian lepas di tingkat Pemkot Magelang. Seleksi dilakukan secara terbuka dan transparan," ungkapnya.

Meski begitu, jika formasi tenaga pendidikan kemungkinan mendapatkan kuota terbesar ketimbang kesehatan. Terlebih sejak lima tahun terakhir, Kota Magelang belum mendapat jatah formasi PNS dari pemerintah pusat untuk tenaga pendidik.

“Kemungkinan yang terbanyak dibuka nanti adalah tenaga pendidik, baru menyusul dua bidang lain. Tapi untuk ketentuan dan petunjuk teknisnya kami masih menunggu informasi lebih lanjut dari Kementerian," terangnya.

Apa Tanggapan Anda ?