Peringati HKB, UKM Mentari dan MDMC Grabag mengadakan pelatihan. Para peserta dilatih tentang evakuasi penyelamatan terhadap survivor yang berada di ketinggian.

Daerah

Relawan Lebih Mulia Jika Miliki Kompetensi


MAGELANG – Universitas Muhammadiyah Magelang bekerjasama dengan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kecamatan Grabag mengadakan “Apel Siaga dan Pelatihan Vertical Rescue” di hutan Mangli Ngablak, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah. Kegiatan ini sebagai bentuk sinergi dalam kesigapan menangani bencana serta untuk memperingati Hari Kesiapsiagaan Bencana (HKB) yang jatuh pada 26 April 2018.

Sebanyak 250 peserta relawan dari berbagai elemen terlibat langsung kegiatan tersebut. Selain mahasiswa dari Unit Kegiatan Mahasiswa Mapala, juga ada antara lain dari SAR Grabag, Organisasi Pengurang Resiko Bencana (OPRB) Sambungrejo, OPRB Balaiagung, Komunitas Graskom, Tagar, Komabar Borobudur, serta Emergency Rescue Team (ERT) Fikes UM Magelang.

“Menjadi seorang relawan adalah mulia. Tapi akan lebih mulia dan baik lagi jika ia memiliki kompetensi sesuai dengan bidangnya dengan cara banyak menimba ilmu. Termasuk mengikuti pelatihan seperti ini,” kata Ketua MDMC Pusat Budi Setiawan.

Tema yang diangkat dalam acara tersebut yaitu Siap untuk Selamat. Usai apel siaga, para peserta mendapatkan materi pelatihan tentang evakuasi penyelamatan terhadap survivor yang berada di ketinggian dan medan miring dengan menggunakan teknik vertical rescue.

Selain Ketua MDMC Pusat Budi Setiawan, Kepala Seksi Kedaruratan BPPD Kabupaten Magelang Didik Wahyu, serta Camat Grabag Labaika turut hadir dalam acara itu. Rangkaian acara yang berlangsung hingga menjelang sore hari ini, juga sekaligus dalam rangka launching mobil ambulans dari MDMC dan Lazismu Grabag.

“Kegiatan tersebut juga merupakan kelanjutan dari Program Kemitraan Universitas (PKU) yang dilakukan bersama tim,” imbuh Kepala Divisi Pengembangan Mahasiswa UM Magelang Ns. Margono M.Kep.

Bambang, salah satu peserta pelatihan dari MDMC Grabag menyatakan puas dan senang dapat mengikuti kegiatan tersebut. Ilmu yang diperoleh sangat relevan dan aplikatif. Sehingga, dapat dipraktekkan bila terjadi bencana seperti yang disimulasikan. Ia berharap kegiatan lain yang dapat menambah wawasan serta kompetensi relawan, dapat dilakukan dalam kesempatan lainnya.

Sementara itu, Camat Grabag Labaika menyampaikan ucapan terimakasih kepada semua relawan dan peran perguruan tinggi dalam mendukung kegiatan yang sangat bermanfaat. Terutama bagi warga Grabag yang wilayahnya termasuk dalam wilayah rawan bencana.

“Saya berharap UM Magelang dapat terus membantu dalam peningkatan relawan, khususnya relawan Grabag,” katanya.

Apa Tanggapan Anda ?