ITS. Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng turut berbelanja sebagai konsumen pertama di ITS Mart usai diresmikan operasinya. (foto: its)
Siedoo.com - ITS. Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng turut berbelanja sebagai konsumen pertama di ITS Mart usai diresmikan operasinya. (foto: its)
Ekonomi

ITS Mart Resmi Beroperasi, Bantu Memajukan Perekonomian Masyarakat

SURABAYA, siedoo.com – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) mendirikan toko swalayan ITS Mart. Salah satu lini usaha ITS yang dibangun di area kampus menghadap Jl Arief Rahman Hakim, Surabaya ini pun diresmikan melalui kegiatan grand opening, belum lama ini.

———

ITS Mart adalah sebuah wadah kegiatan ekonomi yang bergerak di sektor ritel. Sebagaimana sektor ritel lainnya, ITS Mart menyediakan berbagai produk kebutuhan seperti food and beverage, alat tulis kantor (ATK), dan perlengkapan rumah.

Selain produk-produk tersebut, nantinya juga akan dipasarkan berbagai produk yang diproduksi oleh ITS sendiri seperti merchandise ITS yang saat ini hanya dijual di gerai ITS Merchandise.

Selain itu, mahasiswa ITS juga dapat memasarkan produknya di ITS Mart ini.

“Contoh produk yang telah dipasarkan di ITS Mart adalah produk inovasi jamu buatan mahasiswa dari Fakultas Sains dan Analitika Data (FSAD) ITS,” ungkap Direktur Kerjasama dan Pengelolaan Usaha (DKPU) ITS Tri Joko Wahyu Adi ST MT PhD.

Lebih lanjut, dosen Manajemen Konstruksi ITS tersebut juga menuturkan bahwa ITS Mart telah menerapkan aspek teknologi dalam pembayarannya.

Dalam hal ini, konsumen dapat membayar baik menggunakan metode cash ataupun cashless. Adapun untuk sistem ritelnya sendiri, ITS berkolaborasi dengan Indogrosir dalam mewujudkan ITS Mart.

“Untuk waktu kerjanya sendiri, ITS Mart akan buka setiap hari dari pukul 07.00 pagi sampai dengan 22.00 malam,” tambahnya.

Sementara itu, Rektor ITS Prof Dr Ir Mochamad Ashari MEng mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah terlibat dalam berdirinya ITS Mart di area ekonomi Kawasan Keputih, Surabaya ini.

Rektor yang akrab disapa Ashari ini yakin ITS Mart dapat dikembangkan lebih baik lagi untuk ke depannya.

Baca Juga :  Revolusi Industri 4.0, Timbul Tenggelamnya Sebuah Pekerjaan

Ashari mengatakan bahwa berdirinya ITS Mart meninjau adanya tiga dimensi penting yang harus diwadahi. Tiga dimensi tersebut meliputi pembelajaran, sosial, dan kebermanfaatan.

Dalam hal ini, dimensi pembelajaran yang dimaksud adalah ITS Mart sebagai laboratorium kewirausahaan nyata bagi mahasiswa ITS.

“Melihat ITS yang memiliki prodi Manajemen Bisnis, Teknologi Informasi, dan bahkan sekolah interdisiplin, maka ITS Mart dapat menjadi wadah pembelajaran nyata untuk prodi terkait,” tuturnya.

Selain dimensi pembelajaran, Ashari juga menyinggung dimensi sosial. Dalam hal ini, rektor penerima penghargaan Honouring OzAlum Rectors dari Kedutaan Besar (Kedubes) Australia tersebut ingin lebih memperluas layanannya kepada mahasiswa dan Masyarakat sekitar. Hal ini meninjau dari jumlah mahasiswa dan masyarakat yang tinggal di sekitar ITS.

“Di masa yang akan datang, jumlah ini akan menjadi masalah jika tidak diimbangi dengan wadah yang cukup,” tegas Ashari mengingatkan.

Lebih lanjut, Ashari mengungkapkan bahwa ITS juga akan membantu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dengan menyediakan tempat berjualan di area parkirannya.

Ditambah lagi dengan akan dibukanya Creative and Co-Working Space (CCWS) di lantai dua gedung ini yang akan membuat para waralaba dan UMKM lebih mudah dalam memasarkan produknya.

Dimensi terakhir yang menjadi dasar berdirinya ITS Mart adalah dimensi kebermanfaatan. Ashari percaya ITS Mart dapat membantu perekonomian dan keberlanjutan ITS ke depannya.

Meninjau rencana keberlanjutan ITS yang masif, ITS Mart dapat menjadi salah satu revenue stream yang menopang keberlanjutan tersebut.

Terakhir, Ashari berharap pembukaan ITS Mart ini dapat memberikan banyak manfaat bagi masyarakat sekitar dan juga untuk ITS sendiri tentunya. (its/siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?