UJIAN. Siswa Madrasah tengah mengerjakan ujian berbasis komputer pada tahun 2020. (foto: kemenag)
Siedoo.com - UJIAN. Siswa Madrasah tengah mengerjakan ujian berbasis komputer pada tahun 2020. (foto: kemenag)
Nasional Pendidikan

341 Madrasah Swasta Digelontor Rp37,620 Miliar, Digunakan untuk Apa saja?

JAKARTA, siedoo.com – Sebanyak 341 madrasah swasta menerima bantuan rehabilitasi dan pembangunan ruang kelas baru untuk dari Kementerian Agama (Kemenag). Total bantuan yang disalurkan Rp37,620 miliar.

“Bantuan itu ada yang digunakan untuk rehabilitasi ruang kelas, ada juga yang untuk membangun ruang kelas baru,” kata Kepala Subdirektorat Sarana Prasarana pada Direktorat Kurikulum, Sarana, Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Abdul Rouf dilansir dari laman resmi Kemenag, Senin (14/11/2022).

Rincianya, lanjutnya, 164 madrasah menerima bantuan ruang kelas baru dan 177 madrasah menerima bantuan rehabilitasi ruang kelas.

Menurut Rouf, madrasah penerima bantuan telah menyelesaikan proses pekerjaannya, baik rehabilitasi maupun pembangunan ruang kelas baru. Evaluasi digelar sebagai tahap akhir dari proses pelaksanaan program bantuan rehabilitasi dan pembangunan ruang kelas baru, utamanya terkait pelaporan.

“Mengingat bantuan ini amanah dari pemerintah yang basisnya APBN, kami menilai perlu untuk menyamakan persepsi berkaitan dengan penyelesaian laporan pertanggungjawaban,” katanya.

Pihaknya berharap para penerima bisa menjaga akuntabilitas penyelenggaraan bantuan sarana prasarana. Dengan begitu asas kemanfaatannya bisa dirasakan semua pihak.

Pengembang Teknologi Pembelajaran Ahli Muda MA dan MAK Direktorat KSKK Madrasah, Bekti Indramadji mengungkapkan, Subdirektorat Sarana Prasarana telah menyelesaikan monitoring ke daerah guna melihat langsung jalannya bantuan sarana prasarana.

Secara umum, menurutnya, proses pembangunan sudah dilaksanakan. Untuk itu, Bekti Indramaji mengingatkan para penerima akan pentingnya penyelesaian laporan pertanggungjawaban, berikut data dukungnya, baik yang berupa foto, laporan akademik, dan laporan keuangan.

“Pada aplikasi Simsarpras tersedia kolom untuk mengunggah laporan pertanggungjawaban. Harapan kami, semua kolom unggahan itu terisi. Ada tahapan-tahapan pembangunan berupa foto, laporan akademik, laporan keuangan hinggan video pemanfaatan bangunan,” lanjutnya lagi.

Pengembang Teknologi Pembelajaran Ahli Muda MI dan MTs Direktorat KSKK Madrasah Setio Kusnaningsih mengaku selalu mengecek laporan pertanggungjawaban yang dikirim melalui aplikasi Simsarpras.

Baca Juga :  Sistem Pembelajaran Prioritaskan Kesehatan Warga Sekolah

Secara umum, madrasah penerima bantuan rehabilitasi ruang kelas dan pembangunan ruang kelas sudah mengirimkan foto tahapan demi tahapan pelaksanaan bantuan. Namun, masih banyak madrasah yang belum mengupload laporan akademik dan laporan keuangan.

“Melalui momen ini, outputnya jelas agar peserta yang hadir bisa menjalankan kewajibannya untuk menyelesaikan dan mengunggah laporan akademik, keuangan hingga video kemanfaatan bangunan,” tegasnya.

Pengembang Teknologi Pembelajaran Ahli Muda Raudlatul Athfal Direktorat KSKK Madrasah Ety Herawati menambahkan, sebanyak 69% madrasah penerima bantuan rehabilitasi sudah mengupload progress foto pembangunan pada aplikasi Simsarpras.

Adapun untuk penerima bantuan pembangunan ruang kelas baru, sudah mencapai 66%. “Kami tunggu yang lainnya agar bisa segera menyelesaikan semua berkas laporannya,” jelasnya. (kemenag/siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?