Siedoo.com - Para Ksatria Emas 10 Nopember Pimnas 34 ITS bersama para pimpinan ITS usai malam penutupan Pimnas ke-34 secara daring. | Dok ITS
Nasional

Strategi ITS Raih Juara 3 di Pimnas ke 34

SURABAYA – Pimnas 34 ini adalah kompetisi mahasiswa yang panjang dan luas dibandingkan dengan kompetisi mahasiswa lainnya. Hal ini karena persiapannya membutuhkan waktu dan penerapan berbagai disiplin ilmu.

“Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menaruh perhatian besar terhadap Pimnas ini. Di mana telah dilakukan persiapan melalui sosialisasi, pelatihan, hingga perlombaan Liga Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) ITS sebelumnya,” kata Direktur Kemahasiswaan ITS Dr Imam Abadi ST MT.

Dari capaian kontingen ITS untuk Pimnas tahun ini, Imam berpendapat bahwa beberapa strategi telah dijalankan dengan baik oleh ITS. Mulai dari pembimbingan yang dijalankan secara luring dan daring, simulasi presentasi, hingga penyusunan artikel dan poster yang diketahui telah berhasil menggondol banyak medali.

“Hanya saja strategi penyusunan artikel dan desain poster yang perlu diperhatikan secara serius,” ungkapnya.

Serangkaian kegiatan kompetisi Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-34 tahun 2021 oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) berlangsung secara daring. Sebanyak 59 kontingen dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember pun sukses menempatkan ITS sebagai juara umum ke-3. Naik satu peringkat dari tahun sebelumnya, pada malam penutupan ajang bergengsi tersebut.

Dalam ajang tahunan berskala nasional ini, ITS berhasil menyabet 21 medali yang dibawa pulang. Separuhnya diperoleh dari kategori presentasi dan separuhnya lagi dari kategori poster. Dengan rincian perolehan medali untuk kategori presentasi sebanyak 13 medali terdiri dari 5 emas, 3 perak, dan 5 perunggu. Sedang 8 medali untuk kategori poster terbagi atas 2 emas, 2 perak, dan 4 perunggu.

Dari hasil evaluasi, ITS perlu mengadakan peningkatan dari segi penjadwalan dan juga pembimbingan dosen internal dan eksternal yang pastinya membutuhkan literasi yang cukup lama. Selain itu, perlu diperhatikan pula kerja sama dengan mitra untuk memperkuat sisi implementasi hasil karya PKM.

Baca Juga :  Mas Menteri Nadiem Jelaskan Tiga Poin Penting RUU Sisdiknas, Apakah Tunjangan Profesi Guru Dihapus?

Jika kerja sama antarmitra ini berhasil secara penuh, para mahasiswa dan ITS tentunya bisa terus menindaklanjuti luaran PKM ini. Yakni untuk didiseminasi dalam bentuk publikasi ilmiah baik seminar nasional dan internasional dalam bentuk jurnal yang dapat didaftarkan sebagai Hak Kekayaan Intelektual (HKI) milik mahasiswa yang bersangkutan.

Terlepas dari berbagai kendala dan evaluasi, Imam mengakui usaha mahasiswa yang sudah sangat luar biasa ini. Ia menyampaikan bahwa seluruh peserta mendapatkan banyak manfaat dalam pengembangan diri selama mengikuti kegiatan ini. Terlebih pada pengembangan softskill yang melatih mahasiswa untuk bekerja sama dalam tim yang terdiri dari lintas departemen dan angkatan.

Dosen Departemen Teknik Fisika tersebut menyampaikan harapannya kepada mahasiswa ITS yang mengikuti Pimnas tahun ini, supaya dapat merealisasikan nilai serta inovasi dari gagasannya untuk diterapkan pada masyarakat. Melalui tagline ITS Advancing Humanity dan memiliki pribadi yang kreatif serta objektif, sehingga akan menarik banyak mahasiswa untuk mengikuti PKM.

“Hingga tahun depan, ITS bisa lebih baik lagi. Kalau bisa, setiap kali Pimnas selalu ditargetkan untuk juara umum,” jelasnya. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?