DARING. Wakil Wali Kota Malang Ir H Sofyan Edi Jarwoko memberikan sambutan sebelum penandatanganan MoU secara daring. (foto: ist)
Daerah

Kembangkan Sentra Industri Keramik, ITS Kerja Sama dengan Pemkot Malang

SURABAYA - Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) kembali jalin kerja sama dengan pemerintah daerah. ITS bersama dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang secara resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) terkait kerja sama pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat yang dihelat secara virtual, Kamis (10/12/2020).

Wakil Rektor IV ITS, Bambang Pramujati ST MScEng PhD menerangkan, kerja sama antara ITS dan Pemkot Malang sebenarnya sudah terjalin sebelumnya. Penandatanganan MoU kali ini dilakukan dalam rangka bermitra untuk mengembangkan sentra industri keramik Dinoyo.

“Kerja sama ini merupakan lanjutan dari kerja sama pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat yang sudah ada,” katanya.

Bambang menyebut ITS akan terus berperan aktif dalam tiga hal tersebut. Menurutnya, dalam mewujudkan komitmen tersebut, ITS sudah mempersiapkan diri. Salah satunya dengan mendirikan pusat-pusat penelitian.

“Kami punya sepuluh pusat penelitian yang sudah bekerja sama dalam banyak hal, dan banyak hal pula yang sudah kami lakukan bersama-sama dengan masyarakat sekitar,” ungkapnya.

Ia berharap dengan penandatangan MoU ini akan terjalin lebih banyak kerja sama yang nyata di masa depan. Selain itu, Bambang juga berharap dengan perpanjangan kerja sama pengajaran, penelitian, dan pengabdian masyarakat ini dapat menjadi pijakan bagi ITS dan Pemkot Malang untuk melakukan kerja sama lainnya di masa mendatang.

Wakil Wali Kota Malang, Ir H Sofyan Edi Jarwoko merasa penandatanganan perjanjian kerja sama ini menjadi momentum ITS dan Pemkot Malang untuk terus berkiprah dan sama-sama berkarya dalam memajukan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya di Kota Malang.

Ia menyebut, perguruan tinggi adalah agen pembangunan yang sangat penting bagi sebuah daerah dan pembangunan di tengah-tengah masyarakat.

“Potensi sumber daya manusia, perangkat kelembagaan yang memadai, dan kemampuan membuat riset dan kajian menjadikan perguruan tinggi sebagai lembaga yang strategis,” terangnya.

Berlandaskan potensi itulah, Pemkot Malang berharap ITS bisa mengambil peran dan memberikan kontribusi terbaik bagi percepatan pembangunan daerah, khususnya di Kota Malang.

“Kepada sentra industri, manfaatkan jalinan kerja sama ini dan senantiasa bersinergi guna melahirkan pemikiran serta ide-ide untuk mempercepat keberhasilan pembangunan di Kota Malang,” ujar. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?