Sri Fatmawati di depan kantor sekretariat OWSD Indonesia National Chapter di Menara Sains ITS.

Nasional Tokoh

Saintis Perempuan Berharap Menyerap Lebih Banyak Anggota


SURABAYA – Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dinilai telah banyak memberikan dukungan bagi organisasi perempuan, Organization for Woman in Science in the Developing World (OWSD) Indonesia National Chapter. Sebelumnya bantuan dan dukungan dalam berbagai bentuk turut disumbangkan oleh Fakultas Sains dan juga Departemen Kimia ITS.

“Ini menjadi bukti bahwa selain fokus dalam kegiatannya sendiri, ITS juga turut mendukung berbagai pihak dalam upaya memajukan ilmu pengetahuan yang bermanfaat bagi bangsa,” kata Presiden OWSD Indonesia National Chapter, Sri Fatmawati SSi MSc PhD.

Sebagai kampus berbasis sains, ITS selalu aktif dalam upaya mewadahi berbagai kegiatan maupun organisasi dalam bidang sains. Hal ini dibuktikan dengan adanya dukungan ITS kepada Organization for Woman in Science in the Developing World (OWSD) Indonesia National Chapter yang membuka kantor sekretariatnya di Menara Sains ITS lantai 2.

Sebelumnya, OWSD Indonesia National Chapter ini mendapat bantuan untuk menempati sebagian ruangan kecil di Departemen Kimia ITS. Namun, kini dukungan tersebut ditingkatkan dengan memberi tempat di ruang yang lebih besar di Menara Sains ITS.

OWSD Indonesia National Chapter sendiri merupakan sebuah chapter dari OWSD pusat yang berada di Italia. Telah menghimpun 144 orang perempuan saintis dari 14 provinsi di Indonesia. OWSD Indonesia National Chapter ini masih terus berkembang melebarkan sayapnya untuk menghimpun saintis perempuan lain dari seluruh daerah.

Perempuan yang kerap disapa Fatma ini menyampaikan, dipilihnya ITS sebagai lokasi kantor sekretariat OWSD Indonesia National Chapter tentunya bukan tanpa alasan. Hal ini disebabkan karena ITS sendiri dirasa sangat tepat untuk membantu mewujudkan tujuan organisasi agar dapat menjangkau seluruh daerah di Indonesia.

Menurut peraih penghargaan salah satu perempuan peneliti terbaik dunia ini, adanya program kerjasama ITS dengan perguruan-perguruan tinggi di wilayah timur Indonesia berupa Eastern Part of Indonesia University Network (EPI-UNET), diharapkan dapat memberi akses yang lebih mudah untuk menjangkau daerah-daerah pelosok di Indonesia.

Baca Juga :  Eropa Melirik Inovasi Kapal dari Bambu

Saintis perempuan sendiri baik di dalam maupun luar negeri, memiliki jumlah yang sedikit dibandingkan saintis laki-laki. “Padahal di era globaliasi ini, laki-laki dan perempuan memiliki akses yang sama untuk dapat berkarya dalam sains,” jelas dosen Departemen Kimia ITS ini.

Dengan diresmikannya sekretariat ini, Fatma berharap agar OWSD Indonesia National Chapter dapat menyerap lebih banyak anggota dari berbagai daerah. Dengan begitu, dampak dari program yang dijalankan dapat merata bagi seluruh daerah.

“Kami (OWSD Indonesia National Chapter, red) juga berharap dukungan dari berbagai pihak bagi organisasi ini. Sebab seperti logo kami, perempuan yang menunjung tinggi sains dapat menjadi akar yang kuat untuk kemajuan bangsa Indonesia,” tandasnya. (Siedoo) 

Apa Tanggapan Anda ?
Ucapan Pemkot