Daerah

Dihadapan Ratusan Siswa, TNI Berpesan soal Pahlawan

SMK Muhammadiyah 2 Muntilan

MAGELANG – Para siswa perlu mempelajari tentang peristiwa sejarah. Pentingnya mempelajari sejarah panjang para pahlawan, dalam berjuang untuk merebut kemerdekaan Indonesia. Sebagai generasi penerus bangsa, hendaknya tidak boleh melupakan jasa-jasa mereka dan tentu tidak boleh menyia-nyiakan pengorbanan mereka.

“Sebagai bangsa yang besar dan berdaulat hendaknya kita bisa memupuk sikap toleransi, musyawarah dan gotong royong untuk kesepakatan bersama. Ini harus selalu dijaga dan dijunjung tinggi,” kata Danramil 19 Borobudur Kodim 0705/Magelang Kapten Arm Sudjarwanto saat menjadi pembina upacara di SDN Wanurejo, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang, Jawa Tengah Senin (29/01/2017).

Saat upacara bendera, Sudjarwanto memberikan pembekalan kepada siswa-siswi SDN Wanurejo. Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian Koramil dan upaya untuk membentuk karakter generasi muda yang berdisiplin dan cinta tanah air.

“Rasa nasionalisme dan cinta tanah air harus selalu ditanamkan dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari – hari dan sosial kemasyarakatan,” jelasnya.

Menurut dia, bentuk nyata penghormatan kepada para pahlawan dapat diberikan para pelajar, dengan melaksanakan upacara bendera setiap Senin atau hari pahlawan. Belajar dengan sungguh-sungguh agar para siswa semua menjadi anak yang pintar.

“Sehingga nantinya dapat meneruskan cita-cita dan berguna bagi nusa dan bangsa,” jelas Kapten Sudjarwanto.

Kehadiran TNI di lingkungan sekolah diharapkan mampu mewarnai dan memberikan pengaruh positif bagi siswa. Kodim 0705/Magelang beserta jajarannya terus memberikan pembekalan dan pembinaan karakter siswa. Sehingga, generasi muda mampu bersikap dan bertindak dengan benar di era globalisasi dan di tengah perkembangan tekhnologi yang sangat pesat.

Setelah upacara bendera, siswa dan TNI menggelar acara khusus. Sebanyak 256 siswa/siswi SDN Wanurejo mengikuti pembekalan wawasan kebangsaan di Aula Sekolah.

Penggunaan sarana media sosial juga menjadi fokus perhatian Kapten Sudjarwanto. Di samping banyak hal positif yang bisa diambil, tentunya ada juga sisi negatifnya. Sehingga, para siswa harus bijak dalam penggunaannya.

“Disamping harus ada pengawasan baik dari orang tua dan juga guru, saat di sekolah tentunya harus ada pembekalan tentang media sosial sebagai upaya untuk membentengi diri dari hal-hal negatif,” tegas Sudjarwanto.

Sementara itu, Kepala SDN Wanurejo Endang Susilowati S.Pd menyampaikan ucapan terimakasih atas kehadiran Danramil beserta anggotanya. TNI bersedia memberikan pembekalan wawasan kebangsaan dan cinta tanah air kepada para siswanya.

“Kami sangat berharap hubungan antara Koramil dan SDN Wanurejo bisa terus terjaga dan ditingkatkan. Kegiatan pembekalan seperti ini hendaknya bisa dilaksanakan secara berkelanjutan,” kata Susilowati.

Apa Tanggapan Anda ?