Daerah

Kampus Mengajar di Madura, Mahasiswi UNY Antarkan Siswa Raih Juara

SUMENEP - Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mengirimkan mahasiswanya ke daerah-daerah untuk menjalankan program Kampus Mengajar. Salah satunya ialah Athi' Nur Auliati Rahmah, mahasiswi Pendidikan Fisika Fakultas MIPA UNY ditugaskan untuk mengabdi di SDN Guluk-Guluk II, Kecamatan Guluk-Guluk, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur.

Ia tidak hanya memberikan materi pelajaran pada siswa. Namun juga memberi bimbingan tentang segala hal yang ditugaskan sekolah.

Salah satu kegiatan yang dilakukan selain mengajar di kelas, adalah membimbing peserta didik yang mengikuti KSN di tingkat Kecamatan Guluk-Guluk. KSN merupakan Kompetisi Sains Nasional tahunan yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI pada tingkat pendidikan dasar SD, SMP dan SMA.

Sebelumnya kegiatan ini bernama OSN (Olimpiade Sains Nasional). Pada jenjang SD terdapat dua bidang KSN yaitu IPA dan Matematika. Umumnya seleksi KSN dimulai dari tingkat kecamatan yang pesertanya merupakan perwakilan peserta didik terbaik kelas 4 atau 5 di sekolah.

Menurutnya, di Kecamatan Guluk-Guluk seleksi KSN dibagi menjadi dua tahap. Pada tahap pertama seleksi dilakukan untuk menjaring lima peserta didik terbaik dari puluhan perwakilan tiap sekolah. Para peserta didik berkompetisi dengan mengerjakan soal-soal pilihan ganda.

Kelima peserta didik terpilih tersebut kemudian mengikuti seleksi tahap kedua yang dilakukan dengan mengerjakan soal uraian. Seleksi terakhir ini dilakukan untuk memilih tiga peserta didik terbaik dari tiap bidang yang akan mewakili Kecamatan Guluk-Guluk di tingkat Kabupaten Sumenep.

Alumni SMAN 1 Pamekasan tersebut membimbing empat orang peserta didik, dua anak di bidang IPA dan dua anak di bidang matematika. Keempat anak tersebut dibimbing selama tiga hari di rumahnya yang tidak terlalu jauh dari sekolah.

Karena sekolah libur awal puasa, jadwal mengajarnyapun dilakukan secara bergantian pada pagi hari dan malam setelah shalat tarawih. Proses membimbing keempat siswa ini dilakukan dengan latihan soal-soal dari buku sekolah dan soal-soal KSN dari internet.

Baca Juga :  Peran Sekolah Adiwiyata di Era New Normal, Diseminarkan Universitas Negeri Malang

Berkat ketelatenannya dalam membimbing peserta didik, salah satu dari keempat peserta didik yang dibimbing Athi’ berhasil meraih peringkat 1 pada seleksi Tahap I KSN Kecamatan Guluk-Guluk pada bidang matematika yang diselenggarakan pada pertengahan April 2021. Dia adalah Dwi Syifa Nur Rama Dhani.

Syifa yang masih duduk di kelas 4 berhasil bersaing dengan lawan-lawannya yang sudah duduk di kelas 5. Saat membimbing Syifa pada seleksi KSN kecamatan tahap kedua, peraih Juara 1 KNMIPA (Kompetisi Nasional Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam) 2021 bidang Fisika UNY itu berusaha memberikan usaha terbaiknya.

Athi’ fokus membimbing Syifa pada bidang matematika karena dia mengalami kesulitan tentang perkalian dan pembagian pecahan karena masih kelas 4 dan belum hafal perkalian. “Jadi saya fokus mengajarkan operasi perkalian dan pembagian seperti perkalian dua digit - tiga digit dan pembagian poro gapit,” kata Athi’.

Seleksi KSN kecamatan tahap kedua dilaksanakan pada Senin, 19 April 2021. Berbekal latihan soal yang diberikan selama tiga malam setelah pengumuman seleksi tahap pertama, Syifa sudah berusaha mengerjakan soal-soal sebaik mungkin. Kendati demikian ia masih di bawah peserta didik lainnya yang duduk di kelas 6.

Meskipun tidak mendapat posisi tiga besar dan mewakili Kecamatan Guluk-Guluk di tingkat Kabupaten Sumenep, Kepala Sekolah beserta guru-guru SDN Guluk-Guluk II tetap memberikan support yang besar. Terbukti ketika Athi' bersama Kepala Sekolah SDN Guluk-Guluk II Mohammad Riyadi, dan salah satu guru SDN Guluk-Guluk II Umar Faruk, mengunjungi rumah keluarga Syifa untuk memberi informasi terkait hasil seleksi tersebut. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?