Prof Dr Ir Imam Robandi MT. (foto: ist)
Daerah

Prof Dr Ir Imam Robandi MT Duduki Ketua Dewan Profesor ITS

SURABAYA - Regenerasi Dewan Profesor (DP) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dilakukan. Sebagai hasilnya, telah terpilih Prof Dr Ir Imam Robandi MT sebagai Ketua dan Prof Dr Ir Prabowo MEng sebagai Sekretaris Dewan Profesor ITS periode 2021-2025 melalui pemilihan secara daring, Jumat (15/1) siang.

Jelang pemilihan, Prof Dr Ir Nadjadji Anwar MSc sebagai Ketua DP ITS periode 2017-2020 memaparkan pertanggungjawaban atas hasil kinerja yang telah dilakukan selama rentang waktu 45 bulan ke belakang.

Dalam paparannya, Nadjadji menyampaikan, perjalanan pembangunan DP ITS berawal dari adanya peraturan Senat Akademik (SA) ITS nomor 1 tahun 2017 tentang Pembentukan Dewan Profesor pada 6 April 2017 sebagai perangkat SA ITS.

“Senat Akademik sendiri dibentuk seiring dengan perubahan status ITS yang menjadi PTN-BH (Perguruan Tingggi Negeri Berbadan Hukum) ke-11,” kilasnya.

Nadjadji melanjutkan, seseorang yang telah diangkat sebagai profesor harus mendukung kegiatan akademik pada masing-masing departemen di lingkungan fakultas. Maka dari itu, DP ITS menjadi wadah penghimpun seluruh profesor di ITS, bahkan termasuk para profesor yang purna tugas untuk dapat bergabung di dewan profesor.

Pada kepengurusan sebelumnya, Nadjadji bersama dengan Imam Robandi selaku sekretaris menjadi yang pertama dalam memegang jalannya kinerja kepengurusan DP-ITS. Berawal dari 6 Juni 2017, mereka terhitung telah memenuhi semua syarat tugas sebagai dewan profesor di ITS.

Guru Besar Teknik Sipil ITS ini menuturkan, untuk mengimplementasikan visi dan misi yang telah terbentuk, didapat enam poin penting yang menggambarkan tugas-tugas program kerja yang harus dipenuhi oleh para anggota. Ada Integritas, Isu Strategis, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (IPTEK), Kebangsaan, Budaya Akademik, dan masukan ke Senat Akademik.

Pada poin Integritas telah dilakukan kajian keprofesoran di ITS untuk percepatan profesor, dan pengembangan Sumber Daya Insani bersama Majelis Dewan Guru Besar (MDGB) PTN-BH di Indonesia.

“Hal ini dibuktikan dengan banyaknya guru besar ITS yang berkontribusi besar pada setiap program-programnya,” ungkap pimpinan MDGB PTN-BH periode 2019-2020 ini.

Terselenggaranya webinar berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek), acara Professor Summit setiap tahunnya dengan menampilkan karya inovatif profesor masing-masing PTN-BH ini menggambarkan bahwa telah terpenuhi salah satu poin tugas DP-ITS dalam sektor iptek.

Nadjadji kembali menuturkan, dalam budaya akademik DP-ITS menjadi perangkat penting untuk pengukuhan dan penerimaan profesor sekaligus penerimaan sebagai anggota DP-ITS.

Himpunan ini juga memberikan peran penting untuk memberi masukan ke Senat Akademik, ini dibuktikan dengan adanya DP-ITS menjadi penyanggah pada presentasi profesor dalam Rapat Komisi Profesor Senat Akademik, serta menjadi partisipan yang aktif pada rapat koordinasi tiga organ ITS.

Peran aktif DP-ITS juga terlihat pada kedua organisasi profesor di Indonesia yakni Asosiasi Profesor Indonesia (API) dan Forum Dewan Guru Besar Indonesia (FDGBI).

Tidak hanya fokus dalam masalah tri dharma perguruan tinggi, DP-ITS juga memberikan perhatian dalam urusan kebangsaan. Dalam hal ini, DP-ITS mengundang tokoh masyarakat untuk membahas dalam diskusi-diskusinya, dan penyelenggaraan wayang kulit dan wayang orang Dewan Profesor.

Setelah pemilihan, Ketua Senat Akademik ITS Prof Dr Syafsir Akhlus MSc mengucapkan selamat dan mengharapkan momentum ini bisa diperbagus oleh kepengurusan yang baru. Terlebih, selain memperkuat ITS, DP-ITS harus meningkatkan kebermanfaatan baik ke perguruan tinggi maupun bagi bangsa Indonesia.

“Kita harus mengaplikasikan apa yang kita miliki seperti halnya peran guru besar yang dituntut bertanggung jawab atas otoritas keilmuannya,” tutur lelaki yang akrab disapa Akhlus ini.

Sebagai ketua terpilih, Imam Robandi berharap, pengukuhannya bersama Prabowo sebagai penerus tongkat estafet kepengurusan DP-ITS ini akan memberikan peningkatan dari kepengurusan sebelumnya, terus prestatif dan meningkatkan kinerjanya. Terlebih dalam hal kenaikan peringkat ITS dalam Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) mendatang.

“Diharapkan nantinya pada profesor turun tangan untuk bersama-sama menciptakan prestasi dan kemajuan bagi ITS, serta dapat melebarkan sayap untuk membangun Indonesia,” pungkas Imam penuh harap. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?