PJJ. Ilustrasi pembejalaran PJJ. (sumber: unair.ac.id)
Nasional

Pandemi Covid, Indosat Ooredoo Dukung PJJ

JAKARTA - Dampak dari covid-19, tatanan kehidupan sosial berubah. Aktivitas yang dianggap normal berubah total. Langkah adaptasi untuk semua interaksi sosial dan ekonomi yang bisa dilakukan adalah memaksimalkan perangkat elektronik dan layanan komunikasi.

Indosat Ooredoo terus menghadirkan beragam inovasi untuk memastikan kelancaran aktivitas di berbagai bidang, termasuk sosial, perekonomian, pendidikan, bisnis, dan lain-lain yang didukung dengan teknologi yang efektif, efisien, dan fleksibel.

Sebagai perusahaan telekomunikasi digital terdepan, Indosat Ooredoo terus berusaha menghadirkan inovasi-inovasi demi kembali menggerakkan Indonesia.

“Inovasi ini kami mulai dari internal termasuk cara bekerja di saat pandemi sekarang ini dengan menerapkan sistem kerja dari rumah yang menyebabkan hadirnya kebutuhan tools yang mendukung flow kerja jarak jauh,” ujar Director & Chief Operating Officer Indosat Ooredoo, Vikram Sinha.

Yang tak kalah penting dari sisi masyarakat pelanggan, pihaknya menghadirkan layanan end-to-end mulai dari UMKM hingga large enterprise untuk memastikan mereka dapat bekerja dan melakukan aktivitas dengan baik.

Selain bisnis dan layanan pelanggan, langkah konkret lain yang diambil Indosat Ooredoo untuk meningkatkan pendidikan di Indonesia antara lain adalah dengan menggelar kerjasama dengan instansi atau institusi pendidikan dan menyediakan layanan internet terjangkau bagi para siswa.

“Perusahaan juga berkomitmen untuk terus mendukung setiap langkah yang diambil pemerintah untuk penerapan program PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh). Indosat Ooredoo sejak awal pandemi telah menghadirkan beberapa program yang masih berlangsu g hingga saat ini dan masih terus mengembangkan beberapa program lainnya untuk mendukung PJJ,” paparnya.

Program peningkatan bandwidth sebesar 20% diberikan kepada 56 universitas, membuka akses ke lebih dari 200 properti intelektual universitas ternama dan menjalin kerjasama dengan Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta, Kementerian Agama RI, serta Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI dalam penyediaan layanan mobile service dan layanan data edukasi.

"Apresiasi tinggi untuk upaya serta kepedulian Indosat Ooredoo dalam membantu meringankan beban mahasiswa dengan menyediakan layanan paket data atau kuota internet yang ramah di kantong mahasiswa," ujar Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi, Nizam.

Sementara bagi pelajar di tingkat sekolah, Indosat Ooredoo telah mendukung program Bantuan Data Internet Agar Seru Belajar Daring (Biar Rajin), yang menyediakan paket data internet gratis untuk 15.609 siswa SD dan SMP di kota Mojokerto.

"Kami ingin memberikan keamanan dan kenyamanan kepada seluruh putra-putri didik di Kota Mojokerto dalam masa pandemi seperti saat ini. Untuk itu, kami memberikan solusi berupa paket data gratis yang dapat digunakan belajar secara daring," ujar Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari.

Selain itu untuk melengkapi, Indosat Ooredoo juga menghadirkan paket Pro Freedom Apps untuk partisipasi dalam Kelas Online tanpa khawatir kuota dengan gratis akses ke Cisco Webex, Zoom, dan Microsoft Teams.

Lalu paket IMClass yang memungkinkan pelajar bisa memanfaatkan paket pintar sebesar 30GB untuk belajar online dan akses ke platform belajar online terpopuler di Asia Tenggara, RuangGuru, Quipper, Sekolahmu.com dan Rumah Belajar. Tidak hanya itu, IMClass juga memberikan bebas akses ke lebih dari 300 platform e-Learning dan situs resmi dari universitas-universitas di Indonesia. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?