Daerah Kegiatan

Wujudkan Desa Layak Anak, PPDM UNIMMA Serahkan Akta Notaris KB/PAUD di Menayu

MAGELANG - Universitas Muhammadiyah Magelang (UNIMMA) melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat skim Program Pengembangan Desa Mitra (PPDM) di Desa Menayu. PPDM dengan judul “PPDM di Menayu, Muntilan, Kabupaten Magelang Sebagai Desa Layak Anak yang Menghasilkan Generasi Berkarakter”. Pengabdian yang berkelanjutan sejak 2018 ini diketuai oleh Prof. Dr. Purwati, MS., Kons dengan anggota Prof. Dr. Muhammad Japar, M.Si., Kons, Ns. Rohmayanti, M.Kep dan Ns. Septi Wardani, M.Kep serta beberapa mahasiswa.

Dalam program PPDM, pemenuhan klaster pendidikan diwujudkan dengan pendirian KB/PAUD. Hal tersebut dilakukan untuk memenuhi hak anak terhadap pendidikan sejak usia dini dan disertai pelaksanaan sekolah ramah anak pada tingkat dasar.

Prof. Purwati menuturkan jika tim PPDM-nya merintis Desa Menayu menjadi Desa Layak Anak dari nol.

“Tim telah melakukan berbagai kegiatan dan di tahun ketiga ini, tepatnya bulan Juli lalu berhasil mendirikan Kelompok Bermain (KB)/ PAUD yang diberi nama Tunas Bangsa dan menjadi satu-satunya KB/PAUD di Desa Menayu,” tuturnya.

Ditemui di Kampus II UNIMMA, Prof Purwati menyampaikan bahwa tim juga telah melakukan pelatihan kader di Kelompok Kerja PKK untuk menjadi pengajar KB/PAUD secara profesional dan memberi pelatihan manajemen sekolah. Saat ini KB/PAUD Tunas Bangsa sudah ditempati dan sudah mulai beroperasi.

“Awal Agustus ini, masih di tengah pandemi, KB/PAUD Tunas Bangsa sudah membuka tahun ajaran baru dengan ditandai penyerahan akta notaris pendirian oleh Ketua Tim PPDM ke Kepala Desa Menayu, Kecamatan Muntilan,” jelasnya.

Dalam acara tersebut, dibuka pula pendaftaran siswa baru dan sosialisasi keberadaan KB.

Sugiarto, Kepala Desa Menayu mengucapkan terima kasih kepada Tim PPDM dan berharap dengan berdirinya KB/PAUD tersebut dapat menjadi tempat terbaik bagi anak-anak Menayu untuk mengembangkan potensi.

“Pendidikan anak sudah seharusnya dimulai sejak dini, semoga KB/PAUD ini dapat menciptakan generasi berkarakter dewasa nanti,” harapnya. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?