Daerah Kegiatan

Komunitas Muslim Singapura Peduli Santri Hafiz Alquran

MAGELANG – Komunitas Muslim Singapura sangat peduli kepada para santri hafiz Alquran di beberapa wilayah di Kabupaten Magelang dan Kota Magelang, Jawa Tengah. Salah satunya dilakukan pada suasana Idul Adha 1441 Hijriyah kali ini. Yaitu dengan mendistribusikan hewan kurban berupa 115 ekor kambing ke beberapa wilayah di Kabupaten dan Kota Magelang.

Sedangkan penyelenggara dari kegiatan tersebut adalah Yayasan Manajemen Silaturahim (MS). Yayasan MS didirikan sebagai organisasi sosial yang berfokus pada enam pilar, yaitu pendidikan, sosial dan kemanusiaan, keagamaan, kesehatan, ekonomi syariah, dan Weekend to Masjid Allah. Di momentum Idul Adha 1441 Hijriyah ini, turut menyalurkan hewan kurban itu ke beberapa lokasi di Kabupaten dan Kota Magelang.

Lokasi di Kabupaten Magelang seperti: 1) Pondok Al Barokah Merapi; 2) Pondok Al Faruq Kajoran; 3) Panti Kumuda Putra Putri Magelang; 4) Desa Margoyoso. Kemudian 5) Desa Kaliangkrik; 6) Desa Bandongan; 7) Desa Srumbung. Sementara di Kota Magelang yaitu Kelurahan Tidar Utara; dan Kelurahan Cacaban.

Menurut Pembina Yayasan Manajemen Silaturahim, Koco Parwoto, kegiatan dari Yayasan MS ini sudah kali kelima. Yaitu bertempat di Bandongan (2015), Pondok Al Faruq (2017 dan 2018), Pondok Al Barokah Merapi Dukun Magelang (2019 dan 2020).

“Rata-rata hewan kurban yang kami salurkan tiap tahun di atas 100 ekor kambing,” katanya, Senin (3/8/2020).

Menurut Koco Parwoto, tujuan kegiatan tersebut untuk menyalurkan hewan kurban dari Komunitas Muslim Singapura ke daerah-daerah yang membutuhkan, pondok pesantren, dan panti sosial di sekitar Kota dan Kabupaten Magelang.

"Kegiatan berjalan rutin karena Yayasan Manajemen Silaturahim telah bekerjasama dengan Komunitas Muslim Singapura yang tergabung dalam ITCSS Singapura. Kontak kami di komunitas tersebut dengan Mr. Mohamad Zulfikar," terang Koco Parwoto.

Sementara untuk di wilayah Dukun Kabupaten Magelang dipilih Pondok Al Barokah Merapi karena pondok ini merupakan mitra Yayasan Manajeman Silaturahim. Dikatakan Koco, Pondok Al Barokah Merapi mengelola anak yatim, piatu, yatim piatu, dhuafa dan mualaf yang dididik menjadi penghafal Alquran.

“Hal itu sesuai dengan sasaran program kerja Yayasan Manajemen  Silaturahim,” pungkas Koco Parwoto. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?