Opini

Karakter Utama Berikut Penting Ditanamkan Pada Anak

Siedoo, Pendidikan merupakan suatu hal penting bagi kehidupan sebuah bangsa. Sebab melalui pendidikan sebuah bangsa akan meningkatkan peradabannya, begitu pula dengan bangsa Indonesia. Bangsa Indonesia masih membutuhkan orang-orang yang berkualitas, memiliki kompetensi andal guna mencapai cita-cita bangsa yang luhur seperti termaktub dalam Pembukaan UUD 1945.

Orang-orang yang dimaksud tentu harus memiliki pendidikan yang cukup dan memiliki skill yang bisa diandalkan. Namun selain itu harus pula memiliki karakter yang baik, karakter Indonesia, karakter Pancasila.

Setinggi apapun pendidikan akademiknya, bial tak memiliki karakter baik, maka akan sulit dikendalikan. Bahkan dia akan sulit mengendalikian dirinya sendiri, sehingga dia bukanlah orang yang istimewa. Orang istimewa adalah mereka yang memiliki pendidikan cukup namun memiliki karakter hebat yang tertanam sejak dini.

5 Karakter Utama

Dalam menanamkan karakter kepada anak, orang tua dan guru perlu memahami dan mengembangkan 5 karakter utama. Selanjutnya ditanamkan kepada anak sejak dia memasuki tahun emas (golden age), masa sekolah dan bahkan hingga dewasa sebelum mandiri.

Adapun 5 karakter utama yang penting dan harus ditanamkan kepada anak sejak dini meliputi karakter:

  1.  Religius

Karakter religius mencerminkan iman dan takwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Pada karakter ini ditekankan agar anak meyakini agamanya tanpa harus merendahkan pemeluk agama lain. Serta melatih anak untuk selalu mengedepankan toleransi antarumat beragama, saling menghargai dan mengutamakan kerukunan umat beragama.

2. Nasionalisme

Nasionalis berarti menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi dan kelompok. Untuk mencetak generasi yang berjiwa nasionalis, perlu dimulai dari hal-hal kecil. Seperti mematuhi peraturan dalam keluarga, peraturan sekolah, dan perintah guru, serta menjaga kebersihan lingkungan, dan disiplin dalam belajar.

3. Integritas

Integritas artinya selalu berupaya menjadikan dirinya sebagai orang yang bisa dipercaya dalam perkataan, tindakan, dan pekerjaan. Anak yang berintegritas akan teguh terhadap pendiriannya dan  berhati-hati dalam menjalin pergaulan. Sebab dia akan menyadari semua perkataan, tindakan dan pekerjaannya akan dinilai oleh orang lain.

4. Kemandirian

Mandiri artinya tidak bergantung pada orang lain dan mampu menyelesaikan dengan baik dengan pikiran dan tenaga sendiri. Sifat mandiri harus dipupuk sejak dini, sebab anak yang memiliki kemandirian sejak kecil, meraih sukses di saat dewasa. Itulah alasan mandiri menjadi karakter utama yang harus dimiliki generasi bangsa.

5. Kegotongroyongan.

Gotong royong artinya menjalin kerja sama dan bahu membahu menyelesaikan persoalan atau pekerjaan bersama. Hal ini bisa dilakukan dengan pembiasaan-pembiasaan di rumah dan di sekolah. Seperti dalam membersihkan rumah, melaksanakan piket kelas, kerja bakti, mengutamakan musyawarah, dan menghargai sesama.

Orang tua dan guru perlu memahami bahwa kelima karakter di atas tidaklah berdiri dan berkembang sendiri-sendiri, melainkan menjadi nilai yang berinteraksi satu sama lain dan berkembang secara dinamis membentuk pribadi yang utuh. Pendidikan karakter merupakan landasan utama dan dalam penyelenggaraan pendidikan di tanah air. Karena itu, pendidikan karakter penting ditanamkan kepada anak sejak dini. (*)

Chotibul Umam

Mahasiswa Jurusan PGMI

IAIN Pekalongan Jawa Tengah

Apa Tanggapan Anda ?