Daerah

Kejar Akreditasi Jurnal, Tingkatkan Kualitas Editor Pengelola Jurnal Ilmiah

MAGELANG - Demi meningkatkan kualitas editor dalam mengelola jurnal ilmiah dan menghadapi akreditasi nasional, Fakultas Hukum (FH) Universitas Muhammadiyah (UM) Magelang, Jawa Tengah mengadakan Workshop Peningkatan Kualitas Tata Kelola Jurnal dan Penulisan Artikel Ilmiah di Jurnal Internasional.

Kegiatan yang dilaksanakan di Aula Rektorat lantai 3 Kampus 2 UM Magelang, belakangan ini, dihadiri 50 peserta, mulai dari editor jurnal internal UM Magelang maupun perguruan tinggi di Karesidenan Kedu.

Dekan FH, Dr. Dyah Adriantini Sintha Dewi, SH., M.Hum menyebutkan, sehubungan dengan peraturan pemerintah yang baru mengenai akreditasi jurnal ilmiah, maka perlu adanya tips dan trik agar jurnal yang dibuat bisa sesuai dengan kriteria dan bisa lolos sehingga tidak menjadi sia-sia.

“Selain untuk meningkatkan kualitas editor dalam mengelola jurnal ilmiah, workshop ini juga bertujuan agar editor jurnal dapat mengelola e-Journal yang berpotensi untuk akreditasi sehingga bisa menjadi wadah publikasi yang bermanfaat bagi masyarakat luas,” ujarnya.

Acara dibuka Ketua Lembaga Penelitian Pengembangan dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) UM Magelang, Dr. Heni Setyowati ER.,S.Kp., M.Kes.

Dikatakan, berdasarkan SINTA Ristekdikti, jumlah Perguruan Tinggi di Indonesia mencapai 4.794 dengan jumlah dosen sejumlah 109.859, sementara jurnal yang sudah terindek oleh SINTA baru 4.608.

“Jika selama satu tahun setiap dosen harus bisa menerbitkan dua jurnal dengan per satu jurnal berisikan 10 artikel termuat, maka seharusnya jumlah jurnal di Indonesia mencapai 9.500 dan kita masih jauh dari itu,” ujar Heni.

Dalam workshop tersebut, dihadirkan assesor jurnal Kemenristekdikti, Prof. Dr. Irwansyah, S.H.,M.H yang membagi materinya dalam 2 sesi. Di sesi pertama, Prof Irwansyah menyampaikan mengenai kebijakan pengelolaan jurnal ilmiah dan strategi penyuntingan artikel di jurnal.

Sementara di sesi kedua, dijelaskan materi penulisan artikel ilmiah di jurnal internasional bereputasi. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?