Nasional

Jadwal Pendaftaran Akun LTMPT Tahap 2 Diundur, Catat! 17 Februari - 5 April

JAKARTA - Sejak tahun 2019, Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) menggunakan hasil Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) saja atau hasil UTBK ditambah dengan kriteria lain yang ditetapkan bersama PTN.

Dilansir dari detik.com, bagi yang ingin mengikuti ujian untuk SBMPTN, maka harus mendaftar dulu ke Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT). Semula pendaftaran memang direncanakan dibuka Jumat (7/2/2020). Tetapi kini diundur. Pendaftaran LTMPT untuk mengikuti SBMPTN diundur.

"Jadwal pendaftaran akun LTMPT tahap ke 2 untuk UNBK - SBMPTN yang sedianya dimulai tanggal 7 Februari 2020 diundur menjadi tanggal 17 Februari sampai dengan 5 April 2020," demikian bunyi surat dari Ketum Tim Pelaksanaan LTMPT Mohammad Nasih.

Pendaftaran akun LTMPT tahap ke-2 ini diperuntukkan bagi siswa yang belum mempunyai akun LTMPT atau siswa yang sudah mempunyai akun LTMPT tahap pertama, periode pendaftaran akun LTMPT 2 Desember 2019 - 10 Januari 2020, tetapi belum melakukan simpan data permanen.

Pendaftaran (registrasi) akun LTMPT wajib dilakukan calon peserta SBMPTN. Dengan akun LTMPT ini, maka pendaftar bisa mengikuti UTBK untuk SBMPTN. Tanpa mendaftar akun LTMPT siswa tidak bisa ikut UTBK untuk SBMPTN.

Dikutip dari jogja.tribunnews.com, Nasih mengungkapkan pengunduran waktu tersebut karena sehubungan juga dengan adanya pengunduran waktu pada tahap pengisian PDSS dan pemerinkatan siswa.

"Pengunduran waktu pada tahap pengisian PDSS dan pemeringkatan siswa mulanya dimulai pada 13 Januari - 6 Februari 2020 diundur menjadi 15 Januari - 8 Februari 2020, " jelasnya.

Berikut data pengisian PDSS.

Data siswa per 6 Februari 2020 pukul 5.45 WIB:

• Sekolah mengisi data : 16.653
• Sekolah finalisasi data : 9.500
• Sekolah sudah pemeringkatan : 7.493

Data siswa:

• Siswa diisikan datanya : 1.963.012
• Siswa punya akun LTMPT dan diisikan datanya : 1.249.346
• Siswa punya akun LTMPT dan permanen datanya : 1.193.330

Sekolah diminta segera melakukan finalisasi agar bisa melanjutkan ke proses pemeringkatan sesuai jadwal yang telah ditentukan.

Sementara itu dikutip dari kompas.com, berikut beberapa hal yang perlu diketahui seputar nilai UTBK bila mengacu pada UTBK 2019.

1. Skor nilai UTBK adalah hasil dari ujian yang akan digunakan untuk mendaftar SBMPTN 2020.

2. Ujian UTBK dilaksanakan 7hari dengan 14 sesi. Waktu pelaksanaan tes berlangsung selama satu minggu dengan 14 sesi (2 sesi setiap harinya) dan dilaksanakan di 74 pusat UTBK PTN.

3. Peserta yang lolos SNMPTN tidak bisa ikut UTBK.

4. Pada 2019, calon mahasiswa mendapat dua kali kesempatan. Namun pada 2020 kesempatan UTBK hanya di batasi satu kali bagi setiap peserta UTBK.

5. Tak hanya jadwal, LTMPT melalui situsnya juga memberikan informasi seputar pelaksanaan UTBK hingga menyediakan informasi rekapitulasi dan pesebaran nilai UTBK. Dengan begitu, siswa bisa membandingkan hasil dengan peserta lainnya.

6. Bila melihat situs LTMPT, nilai UTBK terbagi atas sejumlah kategori yakni Minimun, Maksimum, Median, Kuartil 1, serta Kuartil 3.

7. LTMPT juga membedakan skor UTBK siswa menjadi 8 range nilai pada 2019, yakni:

•Di bawah 300
•300 sampai 400
•401 sampai 500
•501 sampai 600
•601 sampai 700
•701 sampai 800
•801 sampai 900
•Di atas 900

8. Bandingkan nilai UTBK yang siswa didapat dengan nilai kuartil 3 dan maksimum. Semakin dekat nilai siswa dengan kategori maksimum, maka siswa memiliki kesempatan yang lebih besar untuk diterima di PTN favorit.

9. Sejumlah PTN menetapkan passing grade yang menentukan apakah calon mahasiswa bisa diterima dalam prodi tertentu. Passing grade adalah statistik skor UTBK siswa yang dibandingkan dengan skor UTBK peserta lain. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?