Daerah

Di Era 4.0, Perpustakaan Perlu Berinovasi, Berikut Kata Rektor hingga Pustakawan

MAGELANG - Sekolah kini menghadapi anak didik dari generasi Z (net generation) atau milenial. Mereka lahir diantara perkembangan kecanggihan teknologi. Hal ini mendasari diadakannya seminar “Strategi Pengembangan Program Literasi Informasi di Perpustakaan Sekolah dalam Mendukung Pembelajaran” di Universitas Muhammadiyah (UM) Magelang, Jawa Tengah, Kamis (23/1/2020).

Dalam agenda yang diselenggarakan Perpustakaan Pusat UM Magelang bekerjasama dengan program studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah UM Magelang ini dihadiri guru SD/MI, SMP, SMA, pustakawan dan mahasiswa.

Rektor UM Magelang, Dr.Suliswiyadi, MA menyampaikan, inovasi yang muncul di era digital memaksa guru dan pustakawan untuk sedikit mengubah literasi lama ke literasi baru.

“Perpustakaan tetap disebut sebagai jantungnya pendidikan dan pengajaran. Tapi realitanya berapa orang yang berkunjung ke perpustakaan dapat dihitung dengan jari,” tutur Rektor.

Dengan konsep sharing session, seminar tersebut menghadirkan Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Magelang, Drs. Isa Ashari, MM dan Pustakawan SD Muhammadiyah Sapen Yogyakarta, Ana Nurhayati,S.I.Pust.,MA.

Isa menjelaskan tentang inovasi layanan perpustakaan dalam mendukung pendidikan generasi Z. Literasi informasi dapat diartikan sebagai learning to learn (belajar untuk belajar) dan critical thinking (berpikir kritis).

“Peran perpustakaan di Era 4.0 ini tidak hanya menjadi tempat peminjaman buku saja, tetapi juga bisa menjadi ruang kreatif. Generasi gadget saat ini tidak bisa dihindari sehingga peran pustakawan harus selalu berinovasi menyesuaikan perubahan generasi,” ungkapnya.

Sementara itu, Ana banyak menjelaskan tentang kolaborasi guru, siswa dan pustakawan dalam program literasi informasi untuk pendidikan generasi Z.

"Contoh dasar literasi informasi dapat dilakukan di dalam kelas seperti menyediakan sudut baca di ruang kelas atau dapat juga mengemas kegiatan kakak kelas membacakan buku untuk adik kelas,” jelasnya.

Acara diakhiri dengan pemberian hadiah kepada pengunjung aktif perpustakaan UM Magelang dan pemberian wakaf buku kepada MI Muhammadiyah Rambeanak 1 dan TBM Pitara Binaan IMM Komisariat Fakuktas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UM Magelang. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?