Seminar enterpreneurship bertema “Keluarga Tangguh Nasyiatul Aisyiyah : Membangun Ekonomi Kreatif Perempuan Muda” di Aula Fakultas Ilmu Kesehatan UM Magelang menghadirkan dua narsum. l foto : siedoo.com

Daerah

Nasyiatul Aisyiyah Magelang Bangun Ekonomi Kreatif Perempuan Muda

Iklan SMA Mutual

MAGELANG - Pimpinan Daerah Nasyiatul Aisyiyah (PDNA) Kabupaten Magelang menyelenggarakan seminar enterpreneurship bertema “Keluarga Tangguh Nasyiatul Aisyiyah : Membangun Ekonomi Kreatif Perempuan Muda” di Aula Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah (UM) Magelang, Ahad (1/12/2019).

Sebagai materinya Andi Triyanto, MSI (Dosen Hukum Ekonomi Syariah UM Magelang) dan Tria Meriza, SIP (Founder&Direktur Simply Homy Guest House, Simplyland Property, Al Batique Store).

“Saat ini tantangan masa depan sangat luar biasa, artinya dengan adanya era industri 4.0 kita sebagai salah satu organisasi otonom dari persyarikatan Muhammadiyah melihat peluang semacam itu. Karena di Muhammadiyah sendiri sedang memperkuat pilar ketiganya, setelah pendidikan dan kesehatan, yaitu ekonomi,” ujar Efi Nurul Utami, Ketua PDNA Kabupaten Magelang.

Acara ini diikuti 70 peserta perempuan se-eks Karisidenan Kedu. Peserta terlihat sangat antusias mengikutinya. Dengan seminiar ini setidaknya mereka mendapatkan motivasi dan semangat untuk menjadi muslimahpreneur dan mengetahui landasan syariahnya.

“Rencana kami akan ada kelas-kelas berikutnya, jadi ini adalah kelas pertama kita. Kami lebih fokus memperkuat internal Nasyiatul Aisyiyah terlebih dahulu sebelum membuka kelas enterpreneur untuk umum," imbuhnya.

Dengan pemateri berlatarbelakang akademisi dan praktisi, harapannya, selain mengetahui landasan syar’inya juga mendapatkan inspirasi dari pelaku usaha tersebut.

“Sebagai seorang perempuan yang kedepannya akan menjadi ibu, harus memiliki bekal dan landasan yang kuat. Apalagi di era digital ini. Sebagai seorang istri yang solihah mampu bekerja di ranah domestik maupun publik. Sehingga kebermanfaatannya akan lebih luas,” tuturnya kepada semua perempuan.

Ditambahkan, harapan dari adanya acara tersebut yaitu perempuan muda, khususnya Nasyiataul Aisyiyah, bisa terinspirasi untuk berwirausaha, selain eksis di dunia pendidikan dan kesehatan.

Alhamdulillah, banyak sekali manfaat yang diperoleh. Saya selaku penggiat usaha juga, banyak kiat-kiat yang diperoleh untuk bagaimana kita bisa berbisnis tapi sesuai syariatnya, apalagi kita muslimah dan seorang muslimah tidak melulu harus di rumah,” kata Nur Chotimah, salah satu peserta seminar. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?