Foto : Pemerintah Kota Magelang ketika menggelar kompetisi roket air.

Featured Teknologi

Jalan Terjal Tim Roket Air SMP Mutual

SMK Muhammadiyah 2 Muntilan

*Penulis Aan Setiawan, Pembina Roket Air SMP Mutual.

Sekolah Menengah Pertama Muhammadiyah 1 Alternatif (SMP Mutual) Kota Magelang, Jawa Tengah mengikuti kompetisi roket air, diawali dengan adanya informasi kompetisi roket air OLYQ (the olimpiad of Quran, art and technology) yang diadakan di Bandung sekitar April 2017. Di kompetisi tersebut, roket air bersifat tim, setiap tim terdiri dari 3 siswa. SMP mutual mengirimkan 2 tim yang ditunjuk sekolah untuk mengikuti kompetisi roket air tersebut.

Disini, awal kami mulai belajar roket air. Karena memang kami baru mengikuti kompetisi roket air pertama kali.

Kami, awal mula belajar roket air dengan guru SD Mutual yang sudah mempunyai pengalaman tentang roket air. Di waktu sebelum kompetisi yang mepet, kami setiap hari belajar tentang roket air. Kendala kami sangat sulit, dimana kami belum mengetahui tentang roket air. Berbagai percobaan kami lakukan dan selalu gagal. Kami hampir frustasi untuk belajar lagi. Tapi kami tidak menyerah, kami terus melakukan percobaan.

Seminggu sebelum pelaksanaan kompetisi, kami mulai menemukan titik dimana roket kami mencapai sasaran. Kami semakin yakin untuk mengikuti kompetisi roket air dan membawa pulang prestasi. Saat pelaksanaan kompetisi, kami di-down-kan oleh peserta-peserta lain yang terlihat lebih siap dan lebih percaya diri. Alhamdulillah, kata yang terucap, kami bisa memperoleh medali emas untuk tim 1 dan medali perunggu untuk tim 2.

Kompetisi roket air kedua yang kami ikuti ialah kompetisi roket air SMP sederajat tingkat se kota Magelang. Lomba ini ada 3 kategori, yaitu kompetisi roket air, yel-yel tema roket air dan selfi. Lomba ini juga bersifat tim.

Dimana 1 tim terdiri dari 2 orang dan yang yel-yel terdiri dari 10 orang. Di lomba ini jarak peluncuran roket 70 meter dan berdiameter sasaran 20 m. Di kompetisi ini, SMP Mutual mengirimkan 3 tim roket air, 1 tim yel-yel dan 3 orang selfi. Walaupun tim roket air belum berhasil mendapatkan juara, tetapi tim yel-yel berhasil mendapatkan juara ke 3.

Lomba ketiga yang kami ikuti ialah kompetisi roket air yang diadakan Science Center Taman Pintar yang berdomisili DIY – Jateng pada 8 September. Lomba ini akan diambil 10 siswa. Untuk mewakili science ini, ditujukan untuk kompetisi roket air tingkat nasional.

Peserta kompetisi terdiri dari 250 tim. Dimana 1 tim terdiri dari 1 siswa. Ketentuan lomba, peluncuran roket berjarak 80 m dan berdiameter 12 m. SMP Mutual mengirimkan 9 tim untuk mengikuti kompetisi ini. Alhamdulillah salah 1 dari tim SMP Mutual menjadi salah satu perwakilan, yaitu Muhammad Faiq Ruliff.

Baca : Roket Air, Sabet Juara II Jateng – DIY

Lomba ke empat adalah, kompetisi roket air Sciece Center Jateng pada 24 September. Lomba ini juga akan mewakili Jawa Tengah ke tingkat nasional, yang bersamaan dengan Science Center Taman Pintar DIY. Di perlombaan ini jarak peluncuran dan diameter sama dengan di Science Center Taman Pintar. Lomba tersebut berlangsung di PRPP Semarang, Jawa Tengah.

Di kompetisi ini, kami menyeleksi siswa yang mau mengikuti, karena permintaan siswa yang ingin ikut. Disini tersusun ide kami membuat komunitas roket air. Komunitas ini kami beri nama Roket Air Mutual (RAM). Keanggotaannya terdiri dari 20 siswa.

SMP mutual mengadakan kompetisi roket air lingkup sekolah untuk menyeleksi siswa komunitas roket air demi kompetisi tersebut. SMP Mutual menyediakan hadiah berupa piala untuk memotivasi para siswa.

Disini terpilih 7 siswa-siswi yang akan mengikuti kompetisi Science Center Jateng, juara 1-3 dan yang 4 adalah yang bagus peluncurannya. Kompetisi pun dimulai, Alhamdulillah dari 7 siswa tersebut, 2 siswa mendapatkan juara 2 dan 3 kategori pemula.

Juara 2 adalah Muhammad Fikri Taqiuddin dan juara ketiga Laras Septia. Mereka bedua bersama perwakilan Sciece Center seluruh Indonesia, melanjutkan lomba ke tingkat nasional pada 29 September sampai 01 Oktober di Serpong Tangerang Selatan.

SMP Mutual sangat bangga ke mereka, para peserta perwakilan Science Center dari Jateng maupun dari Science Center DIY. Pada saat di Serpong, kami mendapatkan banyak pengalaman dan pelajaran baru tentang roket air. Saat pelaksanaan kompetisi, Alhamdulillah Muhammad Fikri masuk 20 besar dari jumlah 120 siswa perwakilan seluruh Indonesia.

Lomba yang selanjutnya adalah kompetisi roket air yang diadakan Himpunan Mahasiswa Fisika UAD. Lomba itu bersifat tim, yang terdiri dari 2 siswa per tim. Disini SMP Mutual menugaskan 7 tim untuk mengikuti kompetisi tersebut.

Disini kami merasa sangat kesulitan, dimana harus menggunakan alat baru dan jarak yang tidak biasa kami gunakan saat latihan. Di kompetisi ini jaraknya adalah 50 m. Kami justru merasa sangat sulit dengan jarak yang tidak familiar bagi kami. Namun demikian, Alhamdulillah kami dapat mengatasi masalah tersebut. Alhamdulillah juga tim SMP Mutual mendapatkan peringkat 2 dan salah satu tim masuk sebagai juara harapan.

Itulah sekilas perjalanan Tim Roket Air SMP Mutual. Semoga Roket Air SMP Mutual menjadi lebih baik lagi.

Apa Tanggapan Anda ?