Opini

Di Era Digital, Guru Wajib Miliki Keterampilan Abad 21


Siedoo, Saat ini guru berada di era digital, semua aktivitas pendidikan bahkan sendi-sendi kehidupan tidak lepas dari pemanfaatan teknologi digital. Dampak era digital pun mempengaruhi sikap dan perilaku peserta didik dalam keseharian.

Dalam mendidik, guru harus memiliki beberapa keterampilan untuk menghadapi perubahan kebudayaan di era serba cepat ini. Guru wajib memiliki keterampilan yang disebut dengan ‘Keterampilan Abad 21’.

Adapun Keterampilan Abad 21 yang wajib dimiliki guru adalah: kesabaran dan kegigihan, memahami perkembangan iptek, berpikir kreatif, dan manajemen dunia maya.

  1. Kesabaran dan kegigihan

Guru harus memiliki keterampilan kesabaran dan kegigihan dalam menghadapi aneka ragam sifat dan kepribadian peserta didik. Karena peserta didik memiliki jiwa petualang dan sikap keingintahuan yang besar, hal itu kadang mendorong bertindak nakal.

Selain sabar, guru juga harus memiliki kegigihan mendidik, memotivasi, dan mengarahkan peserta didik kepada tindakan yang lebih baik. Kesabaran ini tidak hanya di dalam kelas, namun juga di lingkungan sekolah.

2. Memahami perkembangan iptek

Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi begitu pesat, hal ini berlaku secara global. Penggunaan internet dan media sosial tak luput mengimbas peserta didik. Sehingga guru harus menyikapi dalam pembelajaran.

Misalnya memberi tugas dengan memanfaatkan internet, atau mengarahkan peserta didik untuk belajar lewat layanan les daring. Bisa juga guru mengarahkan anak untuk mengunduh materi pelajaran berupa tutorial pembelajaran atau soal-soal latihan pada pelajaran tertentu.

Guru pun juga perlu memanfaatkan teknologi itu di dalam kelas. Terlebih sekarang banyak aplikasi pembelajaran online yang dapat dilakukan dengan cara mengunduh aplikasinya.

3. Berpikir kreatif

Seorang guru yang berpikir kreatif akan mampu menemukan inovasi baru dalam pembelajaran. Sehingga, guru memiliki berbagai metode pembelajaran yang dapat dilakukan dalam mentransfer ilmu.

Peserta didik pun akan termotivasi belajar dengan senang karena metode yang digunakan bervariasi, tidak monoton dan membuat bosan. Dengan kreativitasnya, guru mampu menciptakan suasana bekajar yang aktif dan menyenangkan.

Selain itu, keterampilan berfikir kreatif ini juga dapat digunakan guru dalam memajukan sekolah. mulai dari berkolaborasi dengan teman sejawat hingga melaksanakan tugas yang diterima dari atasannya.

4. Manajemen dunia maya

Keterampilan keempat ini harus melekat pada guru, mengingat perkembangan dunia maya sangat cepat berkembang dan semakin maju. Sehingga, guru harus mampu memanajemen dunia maya dengan keterampilan itu.

Saat ini, hampir tidak ada guru yang tidak aktif bermedia sosial, artinya guru memiliki reputasi dunia maya. Maka dia pun harus mampu mengelola media sosial dengan baik.

Hindari unggahan-unggahan tak pantas ke media sosial. Seperti ucapan, tulisan, maupun gambar pornografi, ujaran kebencian, makian, dan hal ‘tak layak tayang’ lainnya.

Guru juga harus terampil menyaring dan membagikan informasi, jangan sampai masuk atau terseret ke dalam berita bohong (hoax). Sehingga tetap menjadi guru yang tidak gaptek, memiliki filter privasi, dan ‘reputasi online’ yang bagus. (*)

 

 

*Redaksi Siedoo

Apa Tanggapan Anda ?