Keluarga besar UM Magelang, Jawa Tengah mengadakan Halal Bi Halal. foto : Siedoo

Daerah

Pesan Khusus Acara Halal Bi Halal UM Magelang

Iklan SMA Mutual

MAGELANG - Momentum Hari Raya Idul Fitri merupakan saat yang tepat untuk memaafkan. Rasulullah dan nabi-nabi yang lain telah menjadi uswatun khasanah bagi umat. Mereka selalu ikhlas memberi maaf kepada orang-orang yang bahkan dengan sengaja menghalangi dakwahnya.

"Oleh karenanya, setelah kita melakukan ibadah yang luar biasa yakni puasa. Mari kita sempurnakan dengan saling memaafkan di hari fitri ini,” jelas Ustadz Djam’an dari pengurus BPH Universitas Muhammadiyah (UM) Magelang, Jawa Tengah saat menyampaikan tausyiah di kampus.

Setelah menikmati liburan menyambut Idul Fitri, seluruh keluarga besar Universitas Muhammadiyah Magelang kembali bertemu, khusus dalam rangka saling memohon maaf  pada acara Halal Bi Halal yang diadakan di Auditorium Kampus 1 UM Magelang.

Acara yang dimulai pukul 09.30 WIB tersebut, Rektor UM Magelang, Ir. Eko Muh Widodo MT hadir beserta istri dan kedua putrinya. Demikian  pula jajaran  pengurus Badan  Pembina Harian (BPH), wakil rektor, dekan, serta dosen dan karyawan yang hadir membawa serta keluarga mereka dalam acara  itu. Sehingga, suasana kekeluargaan sangat terasa.

Selain itu, UM Magelang juga memgundang  mahasiswa dan tamu undangan dari Amal Usaha Muhammadiyah (AUM)  dalam  acara penuh maaf tersebut. Usai mengikuti tausyiah, seluruh hadirin saling berjabat tangan untuk saling memohon maaf dilanjutkan dengan ramah tamah.

Acara yang rutin digelar setiap tahun tersebut, dihadiri sekitar 500 orang keluarga besar UM Magelang. Rektor menyampaikan ucapan selamat hari raya Idul Fitri kepada seluruh hadirin dan juga memohon maaf, jika dalam kepemimpinan selama tujuh setengah tahun belum terlayani dengan maksimal.

Selain itu, Rektor juga menghimbau agar segenap civitas akademika UM Magelang dapat saling bekerjasama dan bersinergi untuk terus mengembangkan universitas.

“Dalam beberapa waktu ke depan, ada pekerjaan besar yang harus kita seleseikan bersama. Diantaranya, sudah ada 9 program studi (prodi) yang siap divisitasi akreditasi. Oleh karena itu, perlu peran dan kerjasama dari kita semua,” jelas dia. (Siedoo) 

Apa Tanggapan Anda ?