Daerah

Duka Wali Murid, Empat Ruang Kelas Anaknya Hangus

MAGELANG – Keluarga besar lembaga pendidikan anak usia dini (PAUD)/TK IT Asy Syaffa' 2 di Jalan Sunan Ampel, Kampung Ganten, Kelurahan Jurangombo Selatan, Kota Magelang, Jawa Tengah sedang berduka. Ruang kelas yang biasa difungsikan kegiatan belajar mengajar (KBM) anak - anak dilalap si jago merah pada Minggu (26/5/2019) sekitar pukul 19.15 WIB. Ruangan yang tadinya cantik pun sekejap berubah menjadi hitam legam.

Kebakaran hebat tak mampu dihentikan hingga menerjang empat ruang belajar khusus PAUD IT Asy Syaffa’ 2 Magelang. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian materi mencapai ratusan juta rupiah.

Adapun ruang belajar yang terbakar berukuran sekitar 16x6 meter dan digunakan untuk empat kelas playgroup. Hampir semua barang yang ada di dalam ruangan terbakar, seperti kursi, dispenser, kipas angin, kamera, kompor portabel, dan dokumen-dokumen penting.

“Kami sangat sedih. Ada rapot anak-anak yang habis terbakar, padahal akan dibagikan 21 Juni 2019. Ada juga 50-an parcel lebaran untuk anak-anak yang mau dibagi besok, semua rusak," kata Kepala PAUD IT Asy Syaffa’ 2 Magelang Siti Banatun Nafiah.

Ia mengatakan, peristiwa kebakaran pertama kali diketahui oleh warga sekitar. Warga melihat ada kepulan asap keluar dari salah satu ruang belajar sisi barat.

Sejauh ini, pihaknya belum tahu apa penyebab kebakaran. Ia pun masih menunggu hasil penyelidikan dari aparat Kepolisian.

Ia mengakui, di kelas tersebut terdapat kamera CCTV yang sehari-hari aktif. Tapi, anehnya siang hari sebelum kejadian diketahui kamera tidak menyala.

"Entah kenapa CCTV di kelas itu mati, sekitar jam 14.00 WIB. Padahal biasanya hidup. Jadi kami juga tidak memiliki hasil rekaman terkait peristiwa ini,” ungkapnya.

Ia pun menyampaikan rasa terimakasih kepada Pemerintah Kota Magelang yang sudah memberikan perhatian dan bantuan kepadanya. Bantuan juga datang dari PMI Kota Magelang, Dinas Sosial Kota Magelang, dan pihak lain. Ia berharap ruang kelas bisa segera diperbaiki sehingga anak-anak bisa kembali beraktivitas.

Sementara itu, salah satu Wali Murid PAUD/TK IT Asy Syaffa' 2, Ajeng, mengaku sedih atas musibah ini. Apalagi ada karya anak-anak di dalam kelas yang ikut terbakar. Ia pun berharap kelas segera diperbaiki dan anak-anak bisa bersekolah pada Juli 2019 mendatang.

"Sedih pastinya, kasihan anak-anak, ini kan hari-hari terakhir mereka sekolah sebelum liburan, jadi masih ada karya mereka yang sudah ditunggu-tunggu untuk dibagi. Semoga segera diberbaiki, kelas jadi cantik lagi," tuturnya.

Bantuan untuk Perbaikan

Kesedihan keluarga besar PAUD ini seakan didengar Pemerintah Kota Magelang. Walikota Magelang Sigit Widyonindito secara khusus menyambangi PAUD/TK IT Asy Syaffa' 2 dan melihat langsung lokasi kebakaran yang menimpa sekolah tersebut. Tidak lupa, ia sekaligus memberikan bantuan.

"Saya ikut prihatin atas musibah yang menimpa sekolah anak-anak kita tadi malam. Saya tahu ada mobil PMK di jalan, tapi baru bisa meninjau sekarang. Saya ingin melihat langsung kondisinya," ungkap dia, disela-sela peninjauan.

Saat ini pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan terkait penyebab kebakaran yang terjadi, Minggu (26/5/2019) malam itu. Ia meminta pihak sekolah untuk mengambil pelajaran dari kejadian ini. Misalnya, dengan menambah penjaga malam, memakai kabel listrik yang standar, dan sebagainya.

Walikota melihat bahwa, konstruksi bangunan sekolah masih cukup baik dan layak. Harusnya nanti ada rekomendasi, khususnya bagian atap yang agak melengkung.

"Ini perlu karena kegiatan belajar mengajar harus aman," ucapnya.

Pada kesempatan itu Sigit memberikan bantuan dana Rp 20 juta kepada pihak sekolah, sebagai wujud perhatian. Ini diharapkan dapat membantu memperbaiki sarana prasarana yang rusak. Selain itu, bantuan dana juga datang dari PMI Kota Magelang. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?