Lebih dari delapan ribu siswa Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu turun ke jalan. Mereka menyambut tahun baru Hijriyah 1439 bersama dengan Bupati Rejang Lebong Ahmad Hijazi.

Daerah Featured

Euforia Ribuan Siswa Sambut Tahun Baru Hijriyah


REJANG LEBONG – Beragam cara dapat dilakukan untuk memeriahkan datangnya tahun baru 1439 Hijriyah. Seperti yang dilakukan Pemerintah Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu dengan menggelar Pawai Ta’aruf. Lebih dari 8.000 peserta kalangan pelajar, mulai SD sampai mahasiswa berbaur dengan masyarakat. Mereka tumpah ruah di sekitar rumah dinas Bupati Jalan Sukowati, Rejang Lebong.

Pawai Ta’aruf yang berakhir di Lapangan Dwi Tunggal ini dimeriahkan juga dengan group drum band dari SD 112 Air Bang, MTs Baitul Makmur, Pesantren Arahman dan MAN Curup. Selain menyambut tahun baru, acara ini juga dalam rangka pembukaan pelaksanaan MTQ ke 44 tahun 2017 se Kabupaten Rejang Lebong.

“Saya berharap acara ini bermanfaat bagi semuanya, khususnya untuk Rejang Lebong. Mari kita semua bekerja sama mewujudkan Rejang Lebong menjadi kota religius,” kata Bupati Rejang Lebong Ahmad Hijazi saat memberikan sambutan.

Ia menyatakan bahwa, ini merupakan acara rutin tahunan. Tujuannya guna menyambut tahun baru Hijriyah. Hal ini, sebagai bukti bahwa Rejang Lebong merupakan kota yang religius.

Sebelum memberikan arahan, dengan cukup khidmat bupati juga membuka acara pembukaan dengan bersenandung shalawat Badar. Para tamu undangan yang hadir turut hanyut, karena bupati sengaja berkeliling dengan mikrophonnya.

“Perlu saya sampaikan kepada tamu undangan, bahwa pembacaan shalawat Badar merupakan tradisi kami dalam mengawali setiap acara seperti ini. Agar semangat perang badar bisa kita contoh,” tegas bupati.

Selain bershalawat, para hadirin dengan kompak juga menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dipimpin kelompok Aubade (kelompok paduan suara) MAN Rejang Lebong. Pada kesempatan itu juga ditampilkan alunan mars MTQ oleh kelompok Aubade.

Sementara itu, Kepala MAN Rejang Lebong Saidina Ali menyampaikan rasa haru dan bangga karena anak didiknya turut terlibat mensukseskan acara ini. Bahkan ia turut mengawal anak didiknya Pawai Ta’aruf.

“Cukup membanggakan melihat anak-anak MAN ikut andil. Baik drum band maupun kelompok Aubade, saya sangat mendukung acara ini,” jelas Saidina.

Acara tersebut dimulai dari pagi hingga siang hari. Namun para tamu undangan tidak bergeming dari tempat duduknya. Itu tidak lepas dari, masih ada satu acara lagi dalam pembukaan yang dinantikan. Yakni, tabligh akbar yang diisi tausiyah ustadz Haikal Fikri, putra da’i kondang KH Zainudin MZ.

Apa Tanggapan Anda ?