Tokoh

Rahasia Kuliah dari Cecep Hermawan, Wisudawan Terbaik Sarjana Unpad

Siedoo, Wisudawan dari program studi Hubungan Internasional Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Padjadjaran (Unpad) Jawa Barat Cecep Hermawan mengaku sangat menikmati menjalani perkuliahan di Unpad. Kesulitan yang ia hadapi tidak dianggap sebagai hambatan. Tetapi justru dibawa ke arah yang menyenangkan.

Dukungan teman pun ia jadikan modal untuk tetap semangat menjalani berbagai aktivitas. Setiap kegiatan yang ia jalani, selalu ia lakukan dengan sepenuh hati.

“Buat saya sih menjalani setiap langkah dalam masa kuliah dalam perkuliahan itu dengan have fun saja. Jangan terlalu dibawa stres," kata Cecep.

Cecep terpilh menjadi wisudawan terbaik Jenjang Sarjana pada wisuda Gelombang III Tahun Akademik 2018/2019. Cecep lulus dengan IPK 3,97 dan masa studi 3,5 tahun.

Ia pun diwisuda pada pelaksanaan sesi III di Grha Sanusi Hardjadinata Unpad, Jawa Barat, Jumat (3/5/2019). Cecep mengungkapkan bahwa predikat wisudawan terbaik bukanlah menjadi salah satu tujuan hidupnya, namun  ia sangat bangga dalam pencapaian ini. Predikat ini menunjukkan prestasi terbaik yang ia peroleh.

“Saya percaya setiap wisudawan memiliki perjuangannya masing-masing. Jadi saya tidak menganggap menjadi wisudawan terbaik itu adalah sesuatu yang wah. Tetapi sebagai prestasi diri, menunjukkan bahwa saya bisa menjadi salah satu yang terbaik,” ujar Cecep.

Ia pun mengajak untuk lebih banyak mencari teman. Karena yang namanya perjalanan itu tidak bisa sendiri-sendiri.

"Dengan lebih banyak punya teman, sesuatu hal yang jadi sulit, itu bisa jadi lebih mudah,” ujar dia.

Aktif Berorganisasi di Kampus 

Selama kuliah Cecep sendiri aktif mengikuti kegiatan dan kompetisi di dalam dan luar negeri. Beberapa prestasi yang ia raih diantaranya menjadi Runner-up Peace Essay Competition “En Route to Jusuf Kalla Nomination for Nobel Peace Prize” yang digelar oleh Jenggala Institute of Strategic Studies pada 2018 dan Best Country Statement di Short Diplomatic Course pada Pertemuan Nasional Mahasiswa HI Seluruh Indonesia tahun 2016.

Selain itu, Cecep juga terpilih sebagai Ketua Delegasi Indonesia untuk JENESYS Peace-building Exchange Program 2018, chair to Student Session of Bali Democracy Forum X pada 2017, delegasi Indonesia untuk Pertukaran Pemuda Indonesia-Tiongkok 2017, serta delegasi Indonesia untuk ASEAN Interparliamentary Commission for Human Right Debate (AICHR) pada 2016 dan 2017.

Dalam berorganisasi, Cecep juga aktif di Himpunan Mahasiswa Hubungan Internasional FISIP Unpad dan English Speaking Union Unpad. Meski aktif dalam berbagai kegiatan kemahasiswaan, Cecep mengaku tidak kesulitan dalam membagi waktu. Untuk mendukung prestasi akademik, ia mengikuti berbagai kegiatan yang sejalan dengan materi perkuliahannya.

“Jadi saling mendukung satu sama lain. Buat saya itu strategi yang baik supaya punya keaktifan, punya pengalaman organisasi dan kepemimpinan, punya pengalaman lomba dan IPK nya bagus,” ujar putra bungsu dari pasangan Neneng Kurniasih dan Asep Diana.

Berencana Kembali Melanjutkan Kuliah 

Tidak lama setelah lulus, sejak Februari 2019 lalu, Cecep diterima bekerja di salah satu perusahaan management consultant di Jakarta. Meski saat ini ia disibukkan dengan pekerjaannya, Cecep masih ingin mencari ilmu lebih banyak lagi. Pria yang ingin menjadi diplomat ini juga berencana untuk melanjutkan studi di bidang yang ia senangi, yaitu hubungan antar negara khususnya terkait ekonomi dan lingkungan.

“Saya masih ingin sekolah dulu sih. Saya masih crave for knowledge. Saya masih ingin mencari lebih banyak ilmu pengetahuan yang bisa lebih impactful buat saya sendiri dan juga buat masyarakat juga di masa depan. Kedepannya saya ingin jadi people server aja sih,” tandasnya.  (*)

Apa Tanggapan Anda ?