Internasional

Raih Beasiswa Hibah DAAD, Mahasiswa UMN Dapat Kesempatan Studi ke Jerman

TANGERANG - Universitas Multimedia Nusantara (UMN) memenangkan hibah dari DAAD (Deutschert Akademischer Austauschdienst German Academic Exchange Service) Jerman sebesar 16.875 Euro. DAAD merupakan beasiswa bagi akademisi dan ilmuwan muda Internasional untuk melakukan penelitian atau mengenyam pendidikan tinggi di Jerman.

Hibah tersebut diperoleh setelah UMN mengajukan proposal study visit ke Jerman bekerjasama dengan FH Aachen dan Rheinische Fachhochschule (RFH) Koln, Jerman. Ketua Program Studi (prodi) Teknik Komputer UMN Hargyo Nugroho melalui rilis resmi, mengungkapkan rasa bangga atas terpilihnya UMN dalam program ini.

Bertukar informasi dan ide 

“Program (study visit) ini dibuka di seluruh negara. Bisa dibilang ini hoki (keberuntungan) atau prestasi, yang jelas saingan kita (UMN) dari seluruh dunia dan kita lolos. Rencana kita selama 12 hari di sana,” ungkap Hargyo di laman resmi umn.ac.id.

Menurut Hargyo, UMN mengusung tema ‘Industry 4.0: Internet of Things, Artificial Intelligence, Big Data, and Sustainable Energy’. Program kunjungan studi ini bertujuan bertukar informasi, ide dan pengalaman dengan universitas-universitas Jerman; FH Aachen dan RFH Koln. Serta industri di Jerman; Lucas Nulle, Neapco, RWE Power Energie und Braunkohle dan Rheinenergie Gas und Wasser.

“Kita akan mengikuti seminar, praktikum di laboratorium, pertukaran budaya, company visit, dan city tour. Kita juga akan mempresentasikan hasil penelitian lapangan dan studi yang telah kita lakukan di Indonesia diikuti dengan diskusi kolaborasi penelitian lebih lanjut terkait industry 4.0,” jelas Hargyo yang menjadi dosen pendamping program ini, dikutip kompas.com.

Wawasan industri 4.0 

Hargyo menambahkan, semua partisipan akan mendapatkan wawasan terkait industry 4.0, internet of things (IOT), big data, artificial intelligence, automation industry, dan renewable energy. Partisipan UMN terdiri atas 1 dosen dan 14 mahasiswa Fakultas Teknik dan Informatika. Mereka terdiri dari 7 mahasiswa  prodi Teknik Komputer, 5 mahasiswa Teknik Fisika dan 2 mahasiswa Informatika.

Para mahasiswa tersebut telah lolos seleksi yang diberlakukan sebagai prasyarat. Hargyo berharap mahasiswa UMN mendapatkan pengalaman berharga dalam program ini.

“At least, exposure mereka keluar jadi pengalaman mereka. Dari sisi pengetahuan, mahasiswa tingkat akhir bisa lihat bagaimana pola pikir di dunia luar yang dapat mempengaruhi sikap kerja mereka ketika lulus. Sedangkan untuk mahasiswa di tahun kedua perkuliahan, mereka bisa termotivasi untuk lebih banyak belajar,” jelas Hargyo.

Proses kerja industri 

Salah satu perwakilan dari prodi Teknik Fisika UMN Caroline mengungkapkan dirinya bangga dan senang dapat terpilih mewakili prodinya mengikuti study visit di Jerman. Lain halnya dengan Kenneth. Mahasiswa prodi Informatika UMN ini berharap setelah mengikuti study visit tersebut, ia dan teman-temannya lebih mengerti proses kerja.

“Harapannya habis ikut program ini (study visit) kita bisa lebih mengerti proses kerja di Industri Jerman seperti apa. Kita bisa bandingkan dengan yang ada di sini, kemudian kita jadi tahu bagaimana kehidupan masyarakat di sana,” ujar Kenneth. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?