Internasional

Pemerintah Gelontorkan Beasiswa ke Mahasiswa 94 Negara, Kuotanya Tinggi

JAKARTA – Beasiswa dari Pemerintah RI tidak hanya ditujukan bagi mahasiswa dalam negeri, tetapi juga untuk mahasiswa luar negeri yang menimba ilmu pengetahuan di negeri tercinta ini.

Melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) lewat Program Darmasiswa RI memberikan beasiswa kepada 679 mahasiswa dari 94 negera. Mereka akan belajar di Indonesia selama satu tahun. Fokus yang dipelajari tentang bahasa dan seni budaya.

Sebagai salah satu bentuk diplomasi lunak, Indonesia melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memberikan beasiswa kepada 679 mahasiswa dari 94 negara. Mereka akan tinggal serta belajar tentang bahasa dan seni budaya di Indonesia selama satu tahun.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemendikbud Didik Suhardi menyampaikan pesan kepada mereka agar bisa mempelajari hal tersebut dengan baik dan bisa menikmati proses pembelajaran.

"Kami berharap kalian bisa menikmati proses pembelajaran selama di Indonesia," katanya.

Ia harap selain bahasa Indonesia, mereka juga dapat mempelajari bahasa lokal di tempat mereka tinggal selama 12 bulan ke depan.

Ditegaskan, Kemendikbud akan membantu memberikan penjelasan tentang bagaimana Indonesia secara umum. Hal tersebut diharapkan dapat menjadi bekal yang cukup bagi para peserta untuk beradaptasi di lingkungan barunya nanti.

"Kementerian kami akan memberikan gambaran umum tentang bagaimana Indonesia, bagaimana hidup berdampingan dengan masyarakat Indonesia," jelasnya.

Tahun 2018 Pesertanya Tertinggi

Sementara itu, Kepala Biro Perencanaan dan Kerja Sama Luar Negeri (Kabiro PKLN) Suharti menyampaikan di tahun 2018, jumlah peserta Darmasiswa RI, 679 untuk mahasiswa luar, adalah yang tertinggi sejak diadakan pertama kali pada 1974 silam. Mereka akan disebar di 70 perguruan tinggi di Indonesia.

Dalam orientasi kedatangannya, mereka diberikan pengenalan budaya dan kearifan lokal sebagai bekal mereka untuk mulai tinggal di indonesia. Mereka diharapkan nantinya peserta bisa berperan aktif dalam pengembangan bahasa dan diplomasi seni budaya Indonesia di luar negeri.

“Program ini juga bertujuan sebagai ajang perkenalan sesama peserta untuk membangun jejaring dan bersama-sama membangun komitmen untuk keberhasilan mereka dalam mengikuti program,” tandasnya. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?