Daerah

Program Inklusi LP Ma'arif NU Jateng Didukung Wagub Taj Yasin

 

SEMARANG - Lembaga Pendidikan (LP) Ma'arif NU Jawa Tengah (Jateng) meminta pemerintahan provinsi setempat agar pendidikan inklusi bisa menjadi program yang diperhatikan. Terutama, di madrasah dan sekolah Ma'arif.

"Selama hampir dua tahun ini Ma'arif NU Jateng MoU dengan Unichef dalam program pendidikan inklusi berjalan di empat kabupaten dan 12 Madrasah MI dan MTs," kata Ketua LP Ma'arif PWNU Jateng R. Andi Irawan.

Kabupaten tersebut, lanjutnya, yaitu Kabupaten Semarang, Brebes, Kebumen dan Banyumas. Tahun ini pihaknya berharap isu dan gerakan penyadaran akan pentingnya pendidikan inklusi ini pemerintah juga ikut terlibat.

Hal itu disampaikan saat bersilaturahmi dengan Wakil Gubernur (Wagub) Jawa Tengah KH. Taj Yasin di rumah dinasnya akhir pekan lalu. Selain ketua LP Ma'arif PWNU, hadir juga Wakil Ketua Fakhrudin Karmani, Bedahara Ahmad Muzammil dan PJ implementasi Program Pendidikan Inklusi Unichef, serta Kesbangpol Jateng.

Wagub Taj Yasin dalam kesempatan tersebut menyambut dengan baik dengan apa yang selama ini sudah dilakukan LP Ma'arif NU dan Unichef. Ditandaskan, saat ini Pemerintah Provinsi Jateng baru dalam tahap kajian tentang rumusan konsep pendidikan inklusi, agar ketika dijalankan program ini benar-benar maksimal.

"Kita sudah melakukan beberapa kali pelatihan pendidikan inklusi, dan ke depan kita bisa libatkan LP Ma'arif NU Jateng dalam program pelatihan ini. Apa yang sudah menjadi pengalaman LP Ma'arif NU Jateng selama ini nanti bisa dikolaborasikan dengan program pemerintah," katanya.

Pihaknya menambahkan, sudah saatnya memperhatikan dan menjalankan pendidikan inklusi. Karena ini merupakan kebutuhan primer bagi masyarakat penyandang difabel.

"Dan selama ini pemerintah provinsi akan mencoba bekerjasama dengan Mbak Najwa Putri Prof. Qurais Syihab, yang telah memiliki konsep pendidikan inklusi dan menerapkanknya di beberapa daerah di Jateng, seperti Sarang Rembang," papar dia.

Yusro, sebagai PJ implementasi program pendidikan inklusi Unichef, juga menyampaikan, pihaknya mendorong berkoabirasi dengan pemerintah di dalam menjalankan pendidikan inklusi, sehingga program ini bisa berjalan secara massif.

"Karena itu, kami berharap kepada pemerintah provinsi bisa membantu program ini," papar dia. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?