Anggota TIM PKU Farida, M.Si, Ak, CA sedang menyampaikan penjelasan. (foto: siedoo.com)

Daerah

PKU UM Magelang Kembangkan Kampung Wisata Edukasi


MAGELANG – Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kreatif, Inovatif, Tangguh, Mandiri (Krenomata) RW 03 Kelurahan Kemirirejo, Kecamatan Magelang Tengah, Kota Magelang, Jawa Tengah sedikit mengalami kendala dalam sumber daya manusia (SDM). Baik, dalam segi kelembagaan maupun pengelolaan sebagai rintisan kampung wisata edukasi.

Kondisi ini ditangkap Universitas Muhammadiyah (UM) Magelang. Melalui Program Kemitraan Universitas (PKU) melakukan pendampingan untuk mengoptimalkan peran dan fungsi pokdarwis tersebut agar dapat menyusun strategi yang tepat untuk mewujudkan kampung wisata edukasi.

“Pokdarwis Krenomata memiliki potensi yang sangat baik untuk dikembangkan sebagai kampung wisata edukasi. Hanya saja, perlu ada pemahaman dan penataan di beberapa lininya seperti peran serta fungsi pokdarwis itu sendiri, dan bagaimana strategi melakukan promosi,” kata Ketua Tim PKU, Anissa Hakim Purwantini, S.E, M.Sc, Jumat (15/3/2019).

Pokdarwis Krenomata mulai muncul pada 19 November 2018. Kelompok ini mengembangkan bank sampah, rumah bibit, Ruang Terbuka Hijau (RTH) layak anak, dan peninggalan sejarah zaman Belanda berupa tower sirine Bengung. Tahun lalu, pokawis tersebut meraih juara 3 perlombaan kampung wisata yang diselenggarakan Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Kota Magelang.

Dalam meningkatkan kapasitas SDM pengelola Pokdarwis Krenomata, Tim PKU menggelar pelatihan pada Rabu (13/3/2019). Kesempatan ini diikuti 20 orang. Mereka diminta lebih memahami Sapta Pesona yang terdiri dari tujuh unsur yaitu aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah tamah dan kenangan guna mendorong sadar wisata.

Dalam kesempatan tersebut juga diadakan pelatihan daur ulang barang bekas (botol air mineral) yang disulap menajdi souvenir cantik seperti pot, tempat pensil dan pajangan sebagai cinderamata ciri khas kampung wisata edukasi Kemirirejo yang menyasar konsumen PAUD sampai SD.

“Dengan adanya daur ulang barang bekas tersebut diharapkan dapat meningkatkan nilai jual produk sehingga mampu menjadi souvenir khas kampung wisata edukasi Kemirirejo,” lanjut Anissa yang merupakan dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UM Magelang.

Baca Juga :  Kasus KDRT Tinggi, Sahabat Perempuan dan Relawan Asing Tingkatkan Kemampuan Konselor di Jawa

Anggota TIM PKU Farida, M.Si, Ak, CA berharap dengan program ini dapat memotivasi masyarakat untuk konsisten dalam pengelolaan rintisan kampung wisata. Sehingga, dapat menjadi alternatif peningkatan pendapatan masyarakat melalui ekonomi kreatif di bidang pariwisata.

“Selama ini, wisata edukasi sebagian besar berada di kawasan pedesaan berbasis pendidikan alam. Masih sangat jarang objek wisata edukasi di daerah perkotaan. Tujuan kampung wisata edukasi anak ini adalah memberikan tambahan pengetahuan, wawasan dan pengalaman bagi wisatawan khususnya usia sekolah agar lebih peka terhadap lingkungan dan budaya yang saat ini mulai luntur,” jelasnya.

Di lain kesempatan, Erna, warga RW 03 Kemirirejo, salah seorang perintis Pokdarwis Krenomata mengaku terbantu oleh tim PKU UM Magelang. “Setelah beberapa lama vakum karena kami kebingungan bagaimana cara mengembangkan pokdarwis ini, akhirnya kami bisa dibantu tim PKU,” akunya. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?
SD Mutual Kota Magelang