SMK Muda memanfaatkan momentum Pengenalan Lingkungan Sekolah untuk kegiatan positif. Sekolah mengajak siswa menjauhi obat-obatan terlarang dan paham radikalisme.

Daerah

Ajak Siswa Baru Jauhi Narkoba


MAGELANG – SMK Muhammadiyah 2 (SMK Muda) Mertoyudan, Kabupaten Magelang, Provinsi Jawa Tengah memanfaatkan momentum penyambutan siswa baru dengan mengajak siswa untuk menjauhi obat – obatan teralarang dan paham radikalisme. Konsep Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) yang diusung pada tahun ini, mewujudkan peserta didik yang beriman, berkarakter, cerdas dan kreatif.

Dalam kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut (17–19/07/2017), siswa baru diajak untuk mengenal lebih dalam lingkungan sekitar. Suasana ini juga dimanfaatkan sekolah untuk membentuk karakter dan mengarahakan perilaku dan tindakan siswa ke berbagai hal yang bersifat positif.

Ada yang berbeda dalam pelaksanaan penerimaan siswa baru yang diadakan pada tahun ini, yaitu dengan tidak diberlakukannya lagi sistem perploncoan. Siswa senior hanya bertugas mendampingi guru dalam menjelaskan materi yang disampaikan dan tidak diperbolehkan adanya kontak langsung dengan siswa baru.

Kepala SMK Muda Elfi Rusdiana Ekowati SPd sangat mendukung perploncoan dihapuskan untuk mencegah bullying dari senior kepada junior. Siswa juga tidak diperbolehkan mengenakan aksesoris pakaian yang berlebihan.

“Penggunaan atribut dalam PLS sudah diatur, tidak boleh lagi menggunakan tas karung atau tas kresek, kaos kaki warna – warni, aksesoris di kepala, memberikan hukuman, membawa suatu produk dengan merk tertentu yang merepotkan orang tua,” kata Elfi.

Eka Kurnia Sari SPd, Ketua PLS menambahkan bahwa, budaya kekerasan tidak diperkanankan lagi dalam penyambutan siswa baru. Pihaknya juga akan menindaklanjuti apabila ada laporan terkait hal kekerasan di lingkungan SMK Muda.

“Kegiatan ini sifatnya baik, yaitu pengenalan lingkungan sekolah. Tak ada lagi perploncoan, tak boleh sampai ada kekerasan. Jika ada, maka laporkan,” kata Eka.

Eka melanjutkan, adanya PLS justru mendidik para siswa baru untuk mengenal tentang jurusan di sekolah dan tata tertib di sekolah tersebut. Selain itu, dapat mengajak siswa merawat dan menjaga seluruh fasilitas sekolah secara bersama-sama. Dan yang terpenting adalah menghindari obat -obatan terlarang, narkoba dan menjauhi virus radikalisme yang marak akhir – akhir ini.

Adapun PLS hari terakhir di SMK Muda dipergunakan bagi siswa baru untuk mengembangkan bakatnya dalam acara Inagurasi (pentas seni). Acara ini dikemas dalam konsep yang friendly dan enjoy. Adanya kegiatan seperti ini dapat mempererat hubungan kekeluargaan antara senior, junior dan para staf guru pengajar.

Apa Tanggapan Anda ?