Nursaka dengan bangga menunjukkan sepeda pemberian Presiden Joko Widodo. (Foto:Net)

Tokoh

Demi Sekolah, Nursaka Lintasi Malaysia-Indonesia Setiap Hari


Siedoo, MENDADAK nama Nursaka, siswa sekolah dasar (SD) asal Indonesia jadi viral di media sosial. Bocah yang akrab disapa Saka ini setiap hari melintasi Indonesia-Malaysia demi menuntut ilmu. Dia merupakan siswa di SD Negeri 03 Sontas, Entikong, Sanggau, Kalimantan Barat. Ia harus melewati keimigrasian Indonesia setiap harinya jika hendak berangkat ke sekolah.

Saka merupakan seorang Warga Negara Indonesia (WNI), namun ia harus tinggal di Tebedu, Negara Bagian Serawak, Malaysia karena pekerjaan orangtuanya. Hal ini pertama diketahui dari unggahan Direktorat Jendral Imigrasi melalui akun twitter resmi mereka.

“Kami bertemu dengan Saka, seorang siswa SD yang sehari-hari melintasi dua negara lewat PLBN Entikong untuk berangkat sekolah ke Indonesia,” tulis akun tersebut.

Kisah bocah pelintas batas antar negara ini pun menjadi viral setelah banyak warganet yang membagikan kisahnya. Potret perjalanan Saka ini sudah disukai lebih dari 4.200 pengguna twitter. Lebih dari 3.800 pengguna twitter me-retweet atau membagikan ulang kisah Saka ini.

Tak hanya di twitter, kisah Saka pun juga beredar di instagram, melalui instagram resmi Ditjen Imigrasi dan Imigrasi Entikong. Dari twitter Ditjen Imigrasi tersebut menyertakan video Saka, si bocah yang setiap harinya melintasi batas negara untuk sekolah. Dalam video tersebut dijelaskan bahwa bocah 8 tahun ini berangkat sekolah melwati PLBN (Pos Lintas Batas Negara) di Entikong.

Saka menjelaskan bahwa ia selalu berangkat naik ojek dan pulang menggunakan mobil. Untuk bisa mencapai ke sekolahnya, Saka selalu melewati dua negara yaitu Malaysia dan Indonesia. Ia pun melalui rute yang sama setiap harinya. Melansir dari instagram Ditjen Imigrasi, mereka memberikan rute yang dilalui oleh Saka setiap hendak ke sekolah.

Beruntung warga sudah mengenal Saka dan tak segan memberikan tumpangan padanya. Saka berangkat ke sekolah pada pukul 06.00 WIB dari rumahnya di Tebedu, Serian, Negara Bagian Serawak, Malaysia. Ia menggunakan oplet sejauh 3 km untuk menuju ke PLBN Entikong. Pukul 06.15 WIB, Saka tiba di PLBN Entikong dan melakukan pemeriksaan selama 5 menit.

Nursaka memperlihatkan PLB (Pas Lintas Batas). (Foto:Net)

Saka pun menyerahkan PLB (Pas Lintas Batas) untuk diperiksa petugas Imigrasi. PLB adalah dokumen perjalanan yang dimiliki khusus warga di sekitar perbatasan. Setelah melalui pemeriksaan dan dianggap sebagai pelintas resmi, Saka pun bisa melanjutkan perjalanan. Ia langsung menuju ke sekolahnya di SD Negeri 03 Sontas dengan menggunakan ojek sejauh 5 km.

Pada pukul 06.30 WIB, Saka telah sampai di sekolahnya yang berada di Entikong, Indonesia. Siangnya, ia pun akan kembali melakukan perjalanan yang sama saat pulang sekolah untuk menuju rumahnya di Malaysia.

Semangat bocah ini pun mendapat banyak apresiasi dari warganet. Berbagai pujian pun mengalir padanya, termasuk dari Presiden Joko Widodo. Presiden menilai apa yang dilakukan Saka sangat inspiratif.

Presiden pun mengirimkan sebuah sepeda yang diimpikan Nursaka selama ini. Nursaka telah menunjukkan cara mencintai Indonesia dan mampu menggerakkan hati banyak masyarakat Indonesia.

 

Siedoo/NSK

Apa Tanggapan Anda ?