Suasana Launching Gerakan Literasi di SMAN 1 Rogojampi Kabupaten Banyuwangi.

Daerah

Perkembangan Gerakan Literasi Sekolah


BANYUWANGI – Perkembangan dan percepatan gerakan literasi di Indonesia dilakukan untuk menumbuhkan generasi unggul serta membanggakan bagi bangsa dan negara. Hal ini didasarkan pada Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) nomor 21 tahun 2015 tentang Pembentukan Generasi Muda Cerdas, Amanah, Pintar, dan Berilmu.

Gerakan yang telah lama berkembang diberbagai negara di dunia ini, dijadikan fondasi penting dalam hal pembentukan karakter dan sikap masyarakat. Perkembangan dari gerakan ini menjadikan makna dan pengertiannya, kemudian meluas dan tidak hanya diartikan sebatas membaca dan menulis. SMAN 1 Rogojampi, Kabupaten Banyuwangi menjadi salah satu sekolah yang berperan aktif dalam partisipasi gerakan ini dengan menggelar acara Launching Gerakan Literasi di sekolah.

“Bila kita ingin menguasai dunia dan selamat di akhirat, maka kuncinya adalah membaca,” kata Sulihtiono, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuwangi saat acara tersebut.

Sekolah berharap dengan adanya konsep ini, siswa dapat memahami berbagai hal yang telah dibaca dan dapat menuangkannya dalam sebuah karya tulis ataupun lisan. Hal ini secara tidak langsung dapat memberikan dampak bagi kehidupan dirinya sendiri, maupun orang lain. Oleh karena itu, gerakan literasi di sekolah ini memiliki peranan dan posisi yang cukup strategis bagi pembentukan karakter siswa.

Semakin berkembangnya gerakan literasi disekolah, membawa dampak positif yang baik bagi siswa. Peranan penting gerakan ini dapat menjadikan siswa lebih mudah dalam memahami isi teks serta menjadi lebih percaya diri dalam percakapan serta cara bicaranya.

Peranan selanjutnya yaitu sebagai jalan untuk mengajak siswa mendalami ilmu pengetahuan yang mendominasi segala bidang pada masa kini. Dan yang terkahir dapat membentuk manusia yang bernilai, tidak hanya sebatas memahami sebuah bacaan. Namun, juga dapat memanfaatkan bacaan tersebut untuk tujuan yang mulia.

Kontributor Banyuwangi :

  • Dhimas Asih Kusuma Persadha
  • Ahmad Abdu A’la
Apa Tanggapan Anda ?