Tokoh

Prestasi Meroket, Bagas Bagus Tak Lupakan Dunia Pendidikan

MAGELANG - Di tengah kesibukannya, atlet Tim Nasional under 16 Bagus Kaffi Al Fikri dan Amiruddin Bagas Kaffi Ar Rizqi, tetap peduli terhadap dunia pendidikan. Keduanya menyempatkan waktu untuk menimba ilmu, demi memenuhi kebutuhan akademisnya. Si kembar pernah belajar di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Kuncup Mekar Kota Magelang, Jawa Tengah.

Kepala PKBM Kuncup Mekar, Tien Ary Prihartanti mengaku bangga dengan prestasi yang berhasil ditorehkan oleh Bagas-Bagus bersama timnas. Ia menilai, prestasi keduanya bisa memberi motivasi bagi para muridnya yang lain.

“Mereka bisa menginspirasi murid lainnya untuk ikut berprestasi. Prestasi ini juga bisa mengangkat nama baik PKBM Kuncup Mekar sekaligus mengesampingkan kesan PKBM yang dinilai terpinggirkan,” kata dia.

Tien menyampaikan itu saat Bagas Bagus pamit ke sekolahnya. Setelah kembali ke kampung halaman, mereka hendak kembali ke pemusatan latihan (training center) sebagai persiapan Piala AFC U-16 tahun 2018 di Malaysia.

Tien mengutarakan, sudah tiga tahun ini atau sejak kejar paket B Bagas-Bagus belajar di PKBM yang beralamat di Jalan Beringin III Kota Magelang ini. Selama ini pula keduanya seringkali belajar jarak jauh secara daring. Tapi, kalau ujian mereka pasti datang.

"Belajarnya secara daring, karena memang porsi latihan bersama timnas sangat banyak. Selama ini mereka rajin belajar dan paling bisa di mata pelajaran Bahasa Inggris,” ungkapnya.

Si kembar, menyempatkan diri pamit ke sekolahnya karena segera kembali ke pemusatan latihan (training center) sebagai persiapan Piala AFC U-16.

"Kami pamitan, karena akan kembali mengikuti TC persiapan Piala AFC U-16," kata Bagus.

Bagus menuturkan, dirinya senang bisa belajar di PKBM Kuncup Mekar (Paket C). Sebelumnya, dia juga menjalani pendidikan di tempat tersebut untuk jenjang Paket B.

"Senang bisa sekolah di sini. Guru-gurunya asyik, menerima kami dengan baik. Belajarnya juga santai dan menyenangkan," kata Bagus.

Senada dengan Bagus, kakaknya Bagas juga mengaku senang bisa bersekolah di Magelang. Ia sangat senang karena sekolah tersebut guru-guru bisa mendukungnya dengan baik.

"Meskipun kami harus ikut TC jangka panjang, tapi tetap mendapatkan dukungan, itu yang membuat kami nyaman," ujarnya.

Selama pamitan, Bagas-Bagus juga mendapatkan sejumlah nasehat dari para guru, termasuk dari Wakil Walikota Magelang, Windarti Agustina. Orang nomor dua di kota sejuta bunga itu berpesan agar Bagas-Bagus tidak melupakan ibadah solat, mengharumkan nama Magelang, terus berprestasi, menjauhi minuman keras maupun narkoba.

"Kami tentu sangat bangga, keduanya belajar di Kota Magelang dan mengukir prestasi. Kami harap prestasinya terus meningkat tanpa harus melupakan sekolah. Jangan sampai euforia seperti ini malah menjadikan antiklimaks, tetap pertahankan prestasi dengan baik dan fokus tingkatkan prestasinya," kata Windarti. (Siedoo) 

Apa Tanggapan Anda ?