Pembinaan mental, membangun ketahanan keluarga prajurit dan PNS Akmil dalam rangka mendukung tugas pokok Akmil.

Daerah

Pembinaan Mental Upaya Strategis bagi Akmil


MAGELANG – Perlu disadari bersama bahwa pembinaan mental bagi tenaga organik Akademi Militer (Akmil) Magelang, Jawa Tengah sesungguhnya tidak hanya merupakan tanggung jawab komando dan perwira di lingkungan Pembinaan Mental (Bintal) saja. Akan tetapi kesadaran dan tekad dari setiap anggota untuk menjadi insan yang senantiasa bertakwa kepada Allah SWT.

“Taat terhadap norma agama maupun hukum yang berlaku, merupakan faktor yang utama dalam menegakkan disiplin dan tata tertib satuan,” kata Wakil Gubernur Akademi Militer Brigjen TNI Wirana Prasetya Budi S.E.

Ia menyampaikan itu saat acara Ceramah Pembinaan Mental Tri Wulan III TA.2018. Kegiatan tersebut dihadiri pengasuh dan Organik Akmil baik Militer, PNS dan ibu ibu Persit.

Sebanyak 780 personel Organik Akmil, keluarga prajurit (Persit) dan PNS Akmil hadir di acara yang berlangsung di gedung Lilirocly, Senin (13/8/2018). Penceramah acara itu adalah Iwan Sulistiyanto, SH., MM, trainer leader dari Yogyakarta.

“Segenap warga Akademi militer mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang tulus kepada bapak Iwan Sulistiyanto dari Yogyakarta selaku penceramah yang telah berkenan meluangkan waktunya untuk menyampaikan ceramah, pada acara Bintal Satuan kepada prajurit, PNS Akademi Militer dan keluarga pada hari ini. Semoga ceramah ini menjadikan amal kebaikan bagi bapak dan mendapatkan imbalan pahala yang berlipat ganda dari Allah SWT,” jelas wagub.

Kegiatan Bintal Satuan yang diadakan kali ini merupakan pelaksanaan Program Kerja Bintal Akademi Militer Triwulan III TA. 2018. Dengan tujuan untuk membangun ketahanan mental organik Akademi Militer. Tujuan lainnya agar memiliki akhlak mulia sesuai norma agama. Maupun sebagai warga negara yang baik dan taat hukum, untuk kepentingan hidup di dunia maupun di akhirat kelak.

“Penting untuk kita sadari bersama, bahwa kegiatan bintal satuan dengan tema ‘Membangun Ketahanan Keluarga Prajurit dan PNS Akademi Militer dalam Rangka Mendukung Tugas Pokok‘ ini memiliki arti dan peran yang sangat strategis bagi keberhasilan pembinaan mental segenap prajurit dan PNS Akademi Militer. Khususnya dalam meneladani segala amal perbuatan, baik pikiran, perilaku maupun kepemimpinan yang telah dilakukan dan dicontohkan oleh Rasulullah SAW dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT. Sebagai landasan moral dan spiritual dalam mendukung setiap pelaksanaan tugas,” urai wagub yang membacakan sambutan tertulis Gubernur Akmil Mayor Jenderal TNI Eka Wiharsa.

Hal ini dinilai juga sejalan dengan kebijakan pimpinan bahwa sebagai prajurit dan PNS di lingkungan TNI untuk selalu berkomitmen menjadi warga negara yang baik. Dengan menjunjung tinggi norma agama dan norma hukum. Termasuk diantaranya bagi keluarga prajurit dan PNS di lingkungan TNI. (Siedoo)

Apa Tanggapan Anda ?